Pengaruh Ozon Dalam Mempercepat Waktu Penyembuhan Luka Pada Mencit Galur Swiss Webster Yang Diinduksi Aloksan

Febrito, Chendry ( 0610007 ) (2010) Pengaruh Ozon Dalam Mempercepat Waktu Penyembuhan Luka Pada Mencit Galur Swiss Webster Yang Diinduksi Aloksan. Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img] Text
0610007_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (230Kb)
[img] Text
0610007_Appendices.pdf - Accepted Version

Download (631Kb)
[img] Text
0610007_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (108Kb)
[img] Text
0610007_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (290Kb)
[img] Text
0610007_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (110Kb)
[img] Text
0610007_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (104Kb)
[img]
Preview
Text
0610007_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (71Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0610007_Cover.pdf

Download (205Kb) | Preview
[img] Text
0610007_References.pdf - Accepted Version

Download (99Kb)

Abstract

Luka adalah sesuatu kerusakan pada struktur tubuh yang menyebabkan kulit menjadi terbuka dan memudahkan terjadinya infeksi. Kadar glukosa tinggi seperti pada diabetes melitus akan memperlambat penyembuhan luka.Ozon telah lama dikenal sebagai agen disinfektan karena bersifat oksidator kuat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh ozon dalam mempercepat penyembuhan luka pada mencit galur Swiss Webster yang diinduksi Aloksan. Penelitian ini bersifat prospektif eksperimental sungguhan, bersifat komparatif. Hewan coba yang digunakan adalah 24 ekor mencit betina galur Swiss Webster yang telah diadaptasi selama 7 hari kemudian diinduksi aloksan. Mencit yang digunakan adalah yang mempunyai kadar glukosa puasa > 126 mg/dl. Mencit tersebut dibagi menjadi 4 kelompok secara acak (n=6), lalu dibuat luka sayat sepanjang 6 mm di bagian paha. Kelompok kontrol luka tidak diobati, kelompok perlakuan luka dipapari ozon 2 menit dan 4 menit, dan kelompok pembanding luka diolesi povidone iodine 10%. Data yang dihitung adalah lama penyembuhan luka dalam hari hingga kedua tepi luka saling bertautan. Data di analisis menggunakan uji ANAVA satu arah dilanjutkan dengan uji Tukey HSD dengan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan (p = 0.03) rerata lama penyembuhan luka antara kelompok yang diberi ozon 4 menit (5.6 hari) dan kelompok kontrol (6.5 hari), sedangkan kelompok ozon 2 menit (5.8 hari) tidak berbeda signifikan (p = 0.103). Kesimpulan penelitian ini adalah pemaparan ozon selama 4 menit mempercepat penyembuhan luka pada mencit yang diinduksi aloksan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Ozon, Penyembuhan Luka
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty of Engineering > 23 Industrial Engineering Department
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 18 Oct 2012 08:52
Last Modified: 10 Oct 2017 02:58
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/2027

Actions (login required)

View Item View Item