Pengaruh Curing Time terhadap Paramenter Kompaksi Material Crushed Limestone

Lado, Yodi Rafaldo (1021001) (2016) Pengaruh Curing Time terhadap Paramenter Kompaksi Material Crushed Limestone. Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
1021001_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (245Kb) | Preview
[img] Text
1021001_Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (683Kb)
[img]
Preview
Text
1021001_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (57Kb) | Preview
[img] Text
1021001_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (647Kb)
[img] Text
1021001_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (653Kb)
[img] Text
1021001_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (672Kb)
[img]
Preview
Text
1021001_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (53Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1021001_Cover.pdf

Download (78Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1021001_References.pdf - Accepted Version

Download (142Kb) | Preview

Abstract

Batu kapur (limestone) adalah batuan sedimen yang terdiri dari kalsium carbonate (CaCO3). Limestone yang sudah di crushing di pabrik akan menjadi material crushed limestone. Material ini sering digunakan sebagai timbunan perkerasan jalan, lapangan terbang, dan lain-lain. Untuk memenuhi spesifikasi kepadatan pada pekerjaan timbunan di lapangan maka harus dilakukan uji kompaksi di laboratorium terlebih dahulu terhadap material timbunan crushed limestone untuk memperoleh paramater kompaksi yang akan dijadikan sebagai acuan pada spesifikasi pekerjaan timbunan tersebut. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh curing time terhadap parameter kompaksi yaitu kadar air optimum (wopt) dan berat volume kering maksimum (dry max) material crushed limestone. Material crushed limestone yang digunakan pada penelitian tugas akhir ini berasal dari Padalarang, Jawa Barat. Penamaan dari crushed limestone yang digunakan sebagai material uji untuk setiap curing time antara lain adalah : CL1CT3 (curing time 3 hari), CL1CT5 (curing time 5 hari), dan CL1CT3j (curing time 0,125 hari). Uji kompaksi di laboratorium menggunakan tata cara standard proctor test dengan standar ASTM D-698. Nilai dry max untuk curing time 3 hari, curing time 5 hari, dan curing time 0,125 hari berturut-turut adalah 1,54t/m3; 1,53t/m3; dan 1,52 t/m3. Persentase perbedaan nilai dry max untuk curing time 0,125 hari, curing time 3 hari, dan curing time 5 hari terhadap curing time 1 hari masing-masing sebesar 1,9%; 0,6%; dan 1,3%. Nilai wopt untuk curing time 3 hari, curing time 5 hari, dan curing time 0,125 hari berturut-turut adalah 0,42%; 1,20%; dan 1,30%. Persentase perbedaan nilai wopt untuk curing time 0,125 hari, curing time 3 hari, dan curing time 5 hari terhadap curing time 1 hari masing-masing sebesar 5,8 %; 1,2%; dan 5,3%. Pengaruh curing time terhadap nilai dry max dan wopt relatif kecil.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: limestone; kompaksi; pemilihan standard proctor test; maximum dry density; optimum moisture content; curing time.
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Faculty of Engineering > 21 Civil Engineering Department
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 23 Mar 2016 03:59
Last Modified: 12 Feb 2018 03:01
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/19546

Actions (login required)

View Item View Item