Studi Deskriptif Mengenai Jenis Strategi Akulturasi pada Masyarakat Jawa Berusia 40-50 Tahun di Desa Lau Gumba Kecamatan Berastagi Sumatera Utara

Sembiring, Friska Utami (1030081) (2015) Studi Deskriptif Mengenai Jenis Strategi Akulturasi pada Masyarakat Jawa Berusia 40-50 Tahun di Desa Lau Gumba Kecamatan Berastagi Sumatera Utara. Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
1030081_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (49Kb) | Preview
[img] Text
1030081_Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (498Kb)
[img]
Preview
Text
1030081_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (110Kb) | Preview
[img] Text
1030081_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (84Kb)
[img] Text
1030081_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (103Kb)
[img] Text
1030081_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (75Kb)
[img]
Preview
Text
1030081_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (38Kb) | Preview
[img] Text
1030081_Cover.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1464Kb)
[img]
Preview
Text
1030081_References.pdf - Accepted Version

Download (33Kb) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui gambaran jenis strategi akulturasi yang digunakan oleh masyarakat Jawa berusia 40-50 tahun di Desa Lau Gumba kecamatan Berastagi Sumatera Utara. Populasi penelitian berjumlah 50 responden. Rancangan yang digunakan adalah rancangan penelitian deskriptif. Alat ukur yang digunakan merupakan adaptasi dari The Acculturation Strategy Scale (ASSc) oleh Iara Da Costa (2008). Alat ukur terdiri dari 52 item yang setiap item dinilai pada skala Likert. Validitas alat ukur dilakukan dengan content validity oleh dua orang expert. Reliabilitas alat ukur untuk jenis integrasi=0,707, asimilasi=0,501, marjinalisasi=0,767, separasi=0,841 dengan teknik Alpha Cronbach menggunakan program SPSS 16.0. Berdasarkan hasil pengolahan data secara statistik, diperoleh hasil bahwa sebagian besar menggunakan jenis strategi akulturasi integrasi, sebagian kecil menggunakan jenis strategi separasi, dan sebagian kecil menggunakan dua strategi yaitu integrasi dan separasi. Dari sebagian besar yang menggunakan jenis integrasi, terdapat sebagian yang menunjukkan kecenderungan menggunakan strategi separasi. Selain itu, dari responden yang menggunakan jenis separasi, terdapat sebagian kecil yang menunjukkan kecenderungan menggunakan strategi integrasi. Faktor-faktor yang berpengaruh adalah jarak kultural, pendidikan, pekerjaan, kecemasan, locus of control, psychological differentiation, need for cognitive closure, coping strategy, self-monitoring, ekstraversi yang tinggi, dan trait kepribadian. Peneliti mengajukan saran agar dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai strategi akulturasi dengan sampel yang berbeda dan memperoleh gambaran yang lebih luas mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi individu dalam memilih strategi akulturasi. Selain itu dapat melakukan penelitian lebih lanjut mengenai kontribusi faktor-faktor self-orientations (kecemasan, locus of control, need for cognitive closure (NCC), coping strategy) dan others-orientation (self-monitoring, ekstraversi, trait kepribadian) terhadap strategi akulturasi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > 30 Bachelor of Psychology Program
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 23 Sep 2015 09:24
Last Modified: 23 Sep 2015 09:24
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/15500

Actions (login required)

View Item View Item