Perbandingan Efek Fraksi n-Heksana dan Fraksi Etil Asetat Phyllanthus Niruri L Herba Terhadap Persentase Eosinofil Pada Apus Darah Mencit Dengan Dermatitis Alergika dan Uji Kualitatif Senyawa Aktif Dengan Metode Kromatografi Lapis Tipis

Rizki, ( 0210119 ) (2006) Perbandingan Efek Fraksi n-Heksana dan Fraksi Etil Asetat Phyllanthus Niruri L Herba Terhadap Persentase Eosinofil Pada Apus Darah Mencit Dengan Dermatitis Alergika dan Uji Kualitatif Senyawa Aktif Dengan Metode Kromatografi Lapis Tipis. Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0210119_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (84Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0210119_Appendices.pdf - Accepted Version

Download (52Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0210119_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (70Kb) | Preview
[img] Text
0210119_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (235Kb)
[img] Text
0210119_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (86Kb)
[img] Text
0210119_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (42Kb)
[img] Text
0210119_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (11Kb)
[img] Text
0210119_Cover.pdf - Accepted Version

Download (40Kb)
[img] Text
0210119_References.pdf - Accepted Version

Download (30Kb)

Abstract

Tanaman obat Phyllanthus niruri L telah diketahui mempunyai efek sebagai obat anti alergi. Dalam upaya mengoptimalkan penggunaan tanaman tersebut sebagai obat anti alergi dilakukan fraksinasi ekstrak simplisia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai fraksi mana dari Phyllanthus niruri L herba yang berperan optimal sebagai anti alergi pada mencit dengan dermatitis alergika dan membuktikan adanya senyawa flavonoid dalam fraksi aktif Phyllanthus niruri L herba secara kualitatif. Uji efek anti alergi menggunakan 35 ekor mencit jantan dewasa galur Swiss Webster yang dibagi menjadi 5 kelompok (n=7) yaitu kelompok I (fraksi n-heksan), kelompok II (fraksi etil asetat), kelompok III (kontrol pembanding), kelompok IV (kontrol negatif), dan kelompok V (kontrol positif). Masing-masing kelompok diinduksi ovalbumin pada hari ke 1,7, dan 21, kecuali kelompok kontrol negatif. Bahan uji dengan fraksi n-heksana dan etil asetat diberikan pada hari ke 21 secara oral. Data yang diukur persentase jumlah eosinofil pada apus darah tepi. Data dianalisis menggunakan ANAVA yang dilanjutkan dengan uji beda rata-rata 2-tail p-values for pairwise t-tests dengan α = 0,05 menggunakan program MegaStat v 7.11. Uji kualitatif dilakukan dengan menggunakan metode KLT dengan pelarut CHCl3 : Metanol (9:1), larutan pendeteksi bercak AlCl3 10% dan pelarut Heksan : Etil asetat (1:1), larutan pendeteksi bercak H2SO4 10%. Hasil penelitian uji beda rata-rata dengan 2-tail p-values for pairwise t-tests menunjukkan persentase eosinofil dari kelompok I (4,86) dibandingkan dengan kelompok V (16,57) menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan (p=0,0001). Sedangkan kelompok II (12,29) dibandingkan dengan kelompok V (16,57) menunjukkan perbedaan yang non signifikan (p=0,1271). Uji kualitatif fraksi Phyllanthus niruri L herba didapat bercak senyawa uji yang sama dengan senyawa banding kaempferol dan flavone yang merupakan senyawa golongan flavonoid. Kesimpulan dari penelitian ini adalah fraksi Phyllanthus niruri L herba yang mempunyai khasiat sebagai anti alergi adalah fraksi n-heksana dan dalam fraksi tersebut mengandung senyawa aktif golongan flavonoid.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 06 Jul 2012 09:29
Last Modified: 06 Jul 2012 09:29
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/1494

Actions (login required)

View Item View Item