Analisis Alternatif Kebijakan PPH Pasal 21 untuk Meminimalkan Pajak Penghasilan Terutang (Studi Kasus: PT X di Bandung)

Dibyarti, Sri (0551132) (2009) Analisis Alternatif Kebijakan PPH Pasal 21 untuk Meminimalkan Pajak Penghasilan Terutang (Studi Kasus: PT X di Bandung). Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0551132_Abstract_TO.pdf - Accepted Version

Download (353Kb) | Preview
[img] Text
0551132_Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (201Kb)
[img]
Preview
Text
0551132_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (314Kb) | Preview
[img] Text
0551132_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (500Kb)
[img] Text
0551132_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (283Kb)
[img] Text
0551132_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (756Kb)
[img]
Preview
Text
0551132_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (256Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0551132_Cover.pdf - Accepted Version

Download (385Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0551132_References.pdf - Accepted Version

Download (237Kb) | Preview

Abstract

Dampak dari persaingan global adalah perusahaan semakin dituntut untuk lebih efektif dan efisien dalam rangka mempertahankan eksistensinya. Untuk itu, banyak perusahaan yang berusaha untuk mendapatkan laba yang sebesar-besarnya. Tetapi, semakin besar laba yang didapatkan maka semakin besar pula pajak yang harus dibayarkan oleh perusahaan. Hal ini yang menyebabkan perusahaan menganggap pajak sebagai beban yang harus ditanggung perusahaan. Sehingga perusahaan cenderung untuk memperkecil jumlah pajak yang terutang dengan berbagai cara. Satu-satunya cara legal yang dapat ditempuh oleh perusahaan untuk dapat meminimalkan pajak terutang adalah dengan melalui perencanaan pajak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perhitungan PPh pasal 21 dan take home pay pegawai apabila mempergunakan berbagai alternatif kebijakan PPh pasal 21, serta untuk mengetahui alternatif manakah yang paling efektif dan menguntungkan perusahaan serta pegawai dalam pemotongan PPh pasal 21. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitis dengan pendekatan studi kasus dengan memilih salah satu dari empat alternatif kebijakan PPh pasal 21, yaitu PPh pasal 21 ditanggung pegawai, PPh pasal 21 ditanggung pemberi kerja, PPh pasal 21 dijadikan tunjangan pajak dan PPh pasal 21 di gross up. Sedangkan data untuk penelitian diperoleh dari data gaji pegawai PT X di Bandung selama tahun 2007. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa alternatif kebijakan PPh pasal 21 di gross up merupakan alternatif kebijakan terbaik untuk PT X dalam meminimalkan pajak penghasilan terutang dan memberikan jumlah take home pay terbesar kepada pegawai.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Alternatif Kebijakan PPh Pasal 21, Pajak Penghasilan Terutang.
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Faculty of Economics > 51 Accounting Department
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 19 Jun 2015 08:43
Last Modified: 18 Feb 2016 08:23
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/13345

Actions (login required)

View Item View Item