Analisis dan Usulan Perbandingan Metode Penjadwalan Produksi Dengan Menggunakan First Come First Serve, Weighted Number Of On-Time Job, dan Multi-Item Product With Algorithm (Studi Kasus : PT Putro Dasa Kusumo)

Kusumo, Emelia H. ( 1123027 ) (2015) Analisis dan Usulan Perbandingan Metode Penjadwalan Produksi Dengan Menggunakan First Come First Serve, Weighted Number Of On-Time Job, dan Multi-Item Product With Algorithm (Studi Kasus : PT Putro Dasa Kusumo). Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
1123027_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (325Kb) | Preview
[img] Text
1123027_Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (424Kb)
[img]
Preview
Text
1123027_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (115Kb) | Preview
[img] Text
1123027_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (315Kb)
[img] Text
1123027_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (622Kb)
[img] Text
1123027_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (128Kb)
[img] Text
1123027_Chapter5.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (755Kb)
[img]
Preview
Text
1123027_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (12Kb) | Preview
[img] Text
1123027_Cover.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (307Kb)
[img]
Preview
Text
1123027_CV.pdf - Accepted Version

Download (81Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1123027_References.pdf - Accepted Version

Download (183Kb) | Preview

Abstract

PT Putro Dasa Kusumo adalah perusahaan yang bergerak dalam industri yang memproduksi sabun kebutuhan rumah tangga. Jenis produk yang dimiliki perusahaan saat ini terdapat 5 jenis, yaitu sabun cuci piring, sabun softener, sabun pembersih lantai, sabun karbol, dan sabun deterjen cair. Permasalahan yang ada di perusahaan saat ini adalah adanya keterlambatan waktu penyelesaian di satu atau beberapa jenis produk yang dapat mempengaruhi jenis produk lainnya sehingga adanya penalty pada job tersebut yang dapat berpengaruh besar pada keuntungan yang tidak jadi didapatkan perusahaan. Salah satu penyebab terjadinya keterlambatan adalah metode penjadwalan yang digunakan untuk menjadwalkan pengerjaan job saat ini masih kurang optimal. Tujuan dilakukannya penjadwalan dalam perusahaan adalah untuk meminimisasi terjadinya penalty berupa pembatalan pesanan sejumlah banyaknya pesanan pada job tersebut, yang berarti perusahaan tidak jadi menerima keuntungan sebesar pesanan pada job tersebut Job yang akan dijadwalkan dalam penelitian ini berjumlah 6 job. Saat ini, perusahaan melakukan urutan pekerjaan dari proses awal di mesin awal sampai proses akhir di mesin akhir dengan jenis mesin yang sama (flowshop). Metode penjadwalan yang digunakan perusahaan saat ini adalah metode First Come First Serve (FCFS) dimana pengerjaan job dilakukan secara berurutan dari job yang pertama masuk sampai dengan yang terakhir masuk. Namun, metode ini dapat menghasilkan keterlambatan yang bernilai cukup besar yang dapat mempengaruhi terjadinya penalty. Metode penjadwalan yang diusulkan penulis adalah metode Single Machine to Maximize Number of On-Time Job yang dibantu dengan penggunaan software AMPL dan metode Single Machine Multi-item Product with Algorithm. Penggunaan metode Single Machine to Maximize Number of On-Time Job bertujuan untuk meminimisasi jumlah bobot pekerjaan yang terlambat (weighted number of tardy job) dengan cara memaksimasi jumlah bobot pekerjaan yang waktu penyelesaiannya tepat waktu (weighted number of on-time job) yang akan menghasilkan urutan penjadwalan untuk masing-masing jenis produk untuk digunakan sebagai input dalam melakukan metode Single Machine Multi-item Product with Algorithm yang dapat menghasilkan urutan penjadwalan untuk semua jenis produk. Penggunaan metode perusahaan menghasilkan nilai keterlambatan sebesar 435 menit (hampir 1 hari waktu kerja; 1 hari kerja = 480 menit) yang terjadi pada jenis produk sabun cuci piring sehingga mengakibatkan adanya penalty yang mempengaruhi semua jenis produk pada job tersebut dengan kerugian keuntungan sebesar Rp 54,250,000.00. Di sisi lain, penggunaan metode usulan menghasilkan nilai keterlambatan sebesar 0 menit sehingga hasil urutan penjadwalan tersebut dapat digunakan untuk menjadwalkan tanpa adanya penalty.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering > 23 Industrial Engineering Department
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 11 Jun 2015 09:26
Last Modified: 11 Jun 2015 09:26
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/13062

Actions (login required)

View Item View Item