Aktivitas Penyembuhan Luka Rimpang Kunyit (Curcuma longa Linn.) Terhadap Luka Insisi Pada Mencit Swiss Webster Jantan Dewasa

Derrick, ( 1110205 ) (2014) Aktivitas Penyembuhan Luka Rimpang Kunyit (Curcuma longa Linn.) Terhadap Luka Insisi Pada Mencit Swiss Webster Jantan Dewasa. Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
1110205_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (455Kb) | Preview
[img] Text
1110205_Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (531Kb)
[img]
Preview
Text
1110205_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (341Kb) | Preview
[img] Text
1110205_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (2563Kb)
[img] Text
1110205_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (198Kb)
[img] Text
1110205_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (381Kb)
[img]
Preview
Text
1110205_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (161Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1110205_Cover.pdf - Accepted Version

Download (364Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1110205_CV.pdf - Accepted Version

Download (110Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1110205_Journal.pdf - Accepted Version

Download (249Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1110205_References.pdf - Accepted Version

Download (179Kb) | Preview

Abstract

Latar Belakang Kulit merupakan suatu bentuk pertahanan tubuh bawaan (Innate Immunity) yang berhubungan paling banyak dengan lingkungan luar. Kulit merupakan organ yang mudah sekali mengalami jejas. Secara turun temurun, masyarakat menggunakan herbal dalam penyembuhan luka. Terdapat berbagai macam herbal yang kandungannya dapat membantu penyembuhan luka, salah satunya adalah kunyit. Tujuan Penelitian Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui apakah kunyit mempercepat penyembuhan luka. Metode Penelitian Penelitian ini bersifat true experimental, menggunakan 30 ekor mencit Swiss-Webster jantan dewasa. Penutupan luka diukur secara makroskopis dari hari ke hari dan secara mikroskopis pada hari ke 7. Secara mikroskopis dinilai derajat reepitelialisasi, neutrofil subepitelial, densitas fibroblas, densitas kolagen, angiogenesis dan edema. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t berpasangan, Anova dengan uji post- hoc Dunnet 2-side dan uji Wilcoxon signed-rank dengan α= 5%. Hasil Rerata panjang luka secara makroskopis dari luka yang diberikan kunyit sebesar 1.1210 cm lebih kecil dibanding luka yang diberi NaCl 0.9% sebesar 1.3300 cm (p<0.01). Hasil sangat signifikan telah dapat dilihat dari hari ke-1 setelah pemberian kunyit pada luka (p<0.01). Peningkatan reepitelisasi dari kunyit yang berbeda secara sangat bermakna dibanding NaCl 0.9% (p<0.01). Penurunan nilai neutrofil subepitelial dari luka yang diberikan kunyit dibanding yang diberikan NaCl 0.9% (p<0.05). Edema jaringan pada pemberian kunyit lebih kecil secara bermakna dibanding pemberian NaCl 0.9% (p<0.05). Densitas kolagen luka yang diberikan kunyit lebih tinggi secara sangat bermakna dibanding NaCl 0.9% (p<0.01). Densitas fibroblas pada pemberian kunyit tidak berbeda dibandingkan dengan NaCl 0.9% (p>0.05). Angiogenesis dari luka yang diberikan kunyit tidak berbeda dibandingkan dengan pemberian NaCl 0.9% (p>0.05). Simpulan Kunyit mempercepat penyembuhan luka.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: kunyit, penyembuhan luka, insisi
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty of Medicine > 10 School of Medicine
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 01 Jun 2015 10:55
Last Modified: 01 Jun 2015 10:55
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/12829

Actions (login required)

View Item View Item