Perancangan Busana Siap Pakai bagi Masyarakat Urban Memiliki Karakter Edgy dan Craftmanship dengan Tema Urbandigenous

Gordon, Marcella (1161035) (2014) Perancangan Busana Siap Pakai bagi Masyarakat Urban Memiliki Karakter Edgy dan Craftmanship dengan Tema Urbandigenous. Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
1161035_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (178Kb) | Preview
[img] Text
1161035_Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1939Kb)
[img]
Preview
Text
1161035_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (139Kb) | Preview
[img] Text
1161035_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (455Kb)
[img] Text
1161035_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (264Kb)
[img] Text
1161035_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (384Kb)
[img]
Preview
Text
1161035_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (81Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1161035_Cover.pdf - Accepted Version

Download (304Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1161035_References.pdf - Accepted Version

Download (80Kb) | Preview

Abstract

Crafty merupakan ciri utama yang ingin ditonjolkan dalam pembuatan koleksi busana dengan judul ‘Urbandigenous’ ini. Urbandigenous berasal dari dua kata yaitu urban yang berarti kota megapolitan dan indigen yang merupakan inspirasi panduan trend 2014. Konsep desain ready to wear ini menggabungkan antara gaya street style urban dengan trend 2014 Tradition Revolution, bertema Demotic dengan sub tema Indigen. Dalam realisasinya, untuk mendukung inspirasi gaya urban menggunakan material bahan leather untuk memberikan kesan edgy bagi pemakainya, dipadukan dengan benang wool yang dirajut dengan teknik knitting. Teknik knitting yang digunakan merupakan 100% handmade terinspirasi dari trend 2014 Tradition Revolution dengan sub tema Indigen sehingga sangat kental dengan sisi craftnya. Siluet yang dimiliki busana A-line dan lurus. Warna-warna yang dipakai menggunakan warna natural yang terinspirasi dari sub tema Indigen pada trend 2014 Tradition Revolution dan warna bold yang terinspirasi dari warna perkotaan. Menggunakan warna coklat, indigo, deep purple, mustard yellow,green, dan maroon. Pada proses pembuatannya pertama-tama membuat pola sesuai desain, lalu bahan kulit disejajarkan sesuai serat kain. Namun proses yang paling membutuhkan waktu lebih lama adalah pada saat merajut. Setelah rajutan selesai, rajutan dijahit menyatu dengan bahan leathernya. Busana ready to wear ini ditargetkan untuk laki-laki dan perempuan usia 20 hingga awal 40 tahunan dengan karakter berjiwa muda, modern, bold, edgy, juga menghargai seni dan craftsmanship. Inspirasi desain yang unik ini diharapkan dapat menjadi desain baru yang unik, lebih fresh dan dapat lebih diminati oleh masyarakat.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Urban, Crafty, Knit, Leather, Edgy
Subjects: N Fine Arts > NX Arts in general
Divisions: Faculty of Arts & Design > 61 Diploma Program of Arts and Design (Fashion Design Specialization)
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 29 Jan 2015 08:22
Last Modified: 29 Jan 2015 08:22
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/9917

Actions (login required)

View Item View Item