Perancangan dan Uji Coba Modul Pelatihan Komunikasi Antar budaya (Modul Pelatihan untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Antarbudaya pada Siswa-Siswa Papua di SMA "X” Tomohon)

Mantow , Jenniver (1132012) (2014) Perancangan dan Uji Coba Modul Pelatihan Komunikasi Antar budaya (Modul Pelatihan untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Antarbudaya pada Siswa-Siswa Papua di SMA "X” Tomohon). Masters thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
1132012_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (40Kb) | Preview
[img] Text
1132012_Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (326Kb)
[img]
Preview
Text
1132012_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (38Kb) | Preview
[img] Text
1132012_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (112Kb)
[img] Text
1132012_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (102Kb)
[img] Text
1132012_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (272Kb)
[img]
Preview
Text
1132012_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (12Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1132012_Cover.pdf - Accepted Version

Download (116Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1132012_References.pdf - Accepted Version

Download (16Kb) | Preview

Abstract

Latar belakang diadakan penelitian yang berjudul “Perancangan dan Uji Coba Modul Pelatihan Komunikasi Antarbudaya” adalah masalah para Siswa Papua di SMA “X” Tomohon yang tidak efektif dalam melakukan komunikasi antarbudaya dengan teman-teman yang berasal dari etnis lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada peningkatan kemampuan komunikasi antarbudaya siswa-siswa Papua di SMA “X” Tomohon setelah mengikuti Pelatihan Komunikasi Antarbudaya. Penelitian ini merupakan penelitian untuk mengevaluasi program (program evaluation research). Program yang dimaksud adalah Pelatihan Komunikasi Antarbudaya. Untuk membuat suatu pelatihan, diperlukan suatu modul. Berdasarkan teori komunikasi antarbudaya menurut DeVito (1997) dikembangkan suatu modul pelatihan berjudul Pelatihan Komunikasi Antarbudaya. Metode dari Pelatihan Komunikasi Antarbudaya adalah experiential learning (Walter & Marks, 1981). Evaluasi yang dilakukan pada pelatihan ini terdiri dari dua level, yaitu level reaksi dan pembelajaran (Kirkpatrick, 1998). Berdasarkan evaluasi reaksi, diperoleh tanggapan positif dari 13 peserta pelatihan terhadap rangkaian kegiatan pelatihan yang terdiri dari 5 sesi. Berdasarkan evaluasi pembelajaran, uji hipotesis melalui perhitungan statistik yang dilakukan pada taraf kepercayaan 95% mengasilkan Thitung = -0.630. Dengan nilai Thitung yang lebih kecil dari Ttabel maka hipotesis nol ditolak. Dapat disimpulkan bahwa modul pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan komunikasi antarbudaya dari para siswa Papua di SMA “X” Tomohon. Adapun saran bagi lembaga pendidikan SMA “X” adalah kegiatan Pelatihan Komunikasi Antarbudaya perlu diberikan secara rutin agar terjadi perubahan perilaku dari para siswa Papua. Kegiatan pelatihan perlu dititikberatkan pada aspek daya ekspresi, selain itu kegiatan ceramah disusun semenarik mungkin agar para peserta pelatihan tidak merasa bosan mendengarkan ceramah.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > 32 Master’s Degree in Professional Psychology
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 26 Nov 2014 05:54
Last Modified: 26 Nov 2014 05:54
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/8373

Actions (login required)

View Item View Item