Pengaruh Intervensi Psikoedukasi Terhadap Penurunan Derajat Depresi pada Pasien Penyakit Jantung Koroner

Yatindro, Aloyelus Widiyanto (1032028) (2013) Pengaruh Intervensi Psikoedukasi Terhadap Penurunan Derajat Depresi pada Pasien Penyakit Jantung Koroner. Masters thesis, Unversitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
1032028_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (85Kb) | Preview
[img] Text
1032028_Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (281Kb)
[img]
Preview
Text
1032028_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (57Kb) | Preview
[img] Text
1032028_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (177Kb)
[img] Text
1032028_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (141Kb)
[img] Text
1032028_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (172Kb)
[img]
Preview
Text
1032028_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (16Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1032028_Cover.pdf - Accepted Version

Download (69Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1032028_References.pdf - Accepted Version

Download (22Kb) | Preview

Abstract

Penyakit jantung koroner merupakan pembunuh nomor satu dengan jumlah kejadian yang terus meningkat sepanjang tahun pada masyarakat Indonesia. Penelitian tahun 2000 yang dilaporkan oleh RS Pusat Jantung Nasional Harapan Kita Jakarta menunjukkan 80% penyebab mortalitas dari seluruh kematian yang ada di Indonesia adalah penyakit jantung dengan penyebab utama mortalitas 68,8% disebabkan karena PJK. Reaksi pertama individu saat didiagnosis masalah kesehatan yang kronis seperti PJK adalah shock, denial cemas hingga depresi. Perilaku depresi di antaranya tidak berdaya, demotivasi, keterisolasian akibat penyakit, serta ketakutan kambuh yang berimplikasi terhadap pengalaman hidup kini dan selanjutnya. Beck (1967) menjelaskan depresi melalui konsep cognitive triad, Skema, Cognitive Error. Pandangan negatif terhadap pengalaman hidup dapat menguatkan ide-ide kognisi yang menyimpang dari berpikir logis sehingga mengarahkan individu dalam cara pandang yang pesimis. Tujuan dalam penelitian ini adalah memberikan psikoedukasi melalui media video tape yang bersumber dari the myth and the truth untuk meluruskan cara pandang negatif. Leventhal (1997) menjelaskan bahwa cara pandang atau persepsi terhadap penyakit mengatur representasi kognisi ataupun keyakinan mengenai penyakit yang dideritanya. Perubahan keyakinan maladaptif menjadi lebih adaptif dapat dihasilkan melalui intervensi kognitif. Penelitian ini menggunakan alat ukur The Beck Depression Inventory II (BDI II) versi Indonesia. Desain eksperimen yang digunakan adalah Two Groups Before After Design. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan Purposive Sampling. Analisis data yang diperoleh dari hasil skor BDI II baik pada tahap pretest dan posttest pada kedua kelompok penelitian dilakukan dengan menggunakan ANCOVA. Berdasarkan nilai estimasi rata-rata tersebut, ditemukan interaksi antara time dan group adalah signifikan, F(1, 46) = 19.32, p < .001, η2 = 0.30. Hasil ini menunjukkan adanya pengaruh video tape terhadap penurunan gejala depresi secara signifikan pada post test (time 2) di kelompok eksperimen dan tidak terlihat pada kelompok kontrol. Saran bagi penelitian selanjutnya agar lebih mencermati kehidupan religius, social support dan tipe diagnosa PJK: tipe awal, tengah, akhir karena akan memiliki pola perilaku yang khas untuk disability syndrome.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > 32 Master’s Degree in Professional Psychology
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 25 Nov 2014 07:45
Last Modified: 25 Nov 2014 07:45
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/8315

Actions (login required)

View Item View Item