Pengaruh Desain Pencahayaan Terhadap Kenyamanan Dan Pembentukkan Suasana Pada Koridor Dan Ruang Tunggu Rumah Sakit Gallery

Hendrawan, Jeremia (0663173) (2009) Pengaruh Desain Pencahayaan Terhadap Kenyamanan Dan Pembentukkan Suasana Pada Koridor Dan Ruang Tunggu Rumah Sakit Gallery. Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img] Text
0663173_Abstract_TOC.pdf

Download (41Kb)
[img] Text
0663173_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3971Kb)
[img]
Preview
Text
0663173_Chapter1.pdf

Download (45Kb) | Preview
[img] Text
0663173_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (838Kb)
[img] Text
0663173_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (748Kb)
[img] Text
0663173_Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1793Kb)
[img]
Preview
Text
0663173_Conclusion.pdf

Download (34Kb) | Preview
[img] Text
0663173_Cover.pdf

Download (157Kb)
[img] Text
0663173_References.pdf

Download (17Kb)

Abstract

Melinda Hospital adalah rumah sakit bersalin dengan konsep mix-use (koridor gallery) yang terdapat di kota Bandung. Menurut hasil kuesioner, Melinda Hospital merupakan rumah sakit yang memiliki suasana paling menarik dibandingkan dengan rumah sakit lain yang ada di Bandung. Melinda Hospital memakai gaya modern tradisional dalam mendesain interior dan eksterior bangunannya. Dengan memakai konsep fungsi mix-use, Melinda Hospital membuat terobosan baru dalam perancangan desain rumah sakit di Indonesia, terutama di Bandung. Jika melihat pada masa sebelumnya, koridor rumah sakit merupakan suatu tempat ataupun ruang yang berkesan menyeramkan. Dengan suasana yang gelap, kotor, dan sempit, membuat koridor dianggap ruang yang angker pada bagian rumah sakit. Melinda Hospital membuat konsep yang berbeda dengan rumah sakit sebelumnya, dengan memasukkan fungsi mix-use dengan gaya modern, sehingga membuat masyarakat dapat merubah pola pikirnya mengenai koridor rumah sakit. Dengan teknik pencahayaan buatannya yang memasang lampu hanya pada bagian pinggir tembok, Melinda Hospital memberikan kesan yang berbeda pada koridor dan ruang tunggunya. Tetapi jika diteliti, terdapat beberapa kekurangan dari penyeimbangan fungsi mix-use yang dipakainya. Karena itu penulis melakukan penelitian mengenai pengaruh desain pencahayaan terhadap kenyamanan dan pembentukkan suasana pada koridor dan ruang tunggu rumah sakit gallery dengan objek studi Melinda Hospital. Penelitian ini dilakukan melalui dua metode yaitu kuantitatif dan kualitatif. Penelitian dengan metode kualitatif dilakukan melalui wawancara tak terstruktur dengan pengelola rumah sakit dan pengunjung, dan membandingkan objek studi dengan teori yang ada. Sedangkan penelitian dengan metode kuantitatif dilakukan melalui pengukuran kuat cahaya dengan menggunakan lux meter, penghitungan jumlah titik lampu dengan metode DPMB, menghitung penyebaran cahaya dengan perangkat lunak Dialux, dan penyebaran kuesioner. Hasil dari penelitian ini didapat temuan bahwa Melinda Hospital memiliki kekurangan pencahayaan pada koridor dan ruang tunggu gallerynya. Dari pengukuran kuat cahaya pun terdapat kekurangan pada Melinda Hospital jika dibandingkan dengan standar lux yang ada. Setelah melakukan penelitian di Melinda Hospital, pencahayaan yang ada tidak dapat menunjang fungsi mix-use yang selama ini dipakai, baik itu dari sisi jenis lampu yang dipakai, kuat cahaya yang ada, dan jumlah lampunya. Namun para pengunjung Melinda Hospital dapat merasakan suatu suasana yang berbeda dari rumah sakit lain yang ada di Bandung, karena Melinda Hospital telah mendesain interiornya sedemikian rupa, baik itu dari sisi pemilihan warna, material, desain bentukan, dan bukaan-bukaan yang dibuatnya.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: N Fine Arts > NA Architecture
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 26 Mar 2012 08:08
Last Modified: 05 May 2012 04:27
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/824

Actions (login required)

View Item View Item