Studi Deskriptif Mengenai Self-Efficacy Pada Perawat Rawat Inap Bagian Kejiwaan di Rumah Sakit 'X' Kota Bandung

Mustikarini, Dewi (0430105) (2010) Studi Deskriptif Mengenai Self-Efficacy Pada Perawat Rawat Inap Bagian Kejiwaan di Rumah Sakit 'X' Kota Bandung. Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0430105_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (62Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0430105_Appendices.pdf - Accepted Version

Download (514Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0430105_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (149Kb) | Preview
[img] Text
0430105_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (175Kb)
[img] Text
0430105_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (190Kb)
[img] Text
0430105_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (124Kb)
[img]
Preview
Text
0430105_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (86Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0430105_Cover.pdf - Accepted Version

Download (91Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0430105_References.pdf - Accepted Version

Download (74Kb) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk memperoleh gambaran derajat self-efficacy berdasarkan aspek-aspeknya, yaitu keyakinan pada pilihan yang dibuat, keyakinan untuk mengerahkan usaha dalam mencapai tujuan, keyakinan untuk bertahan, dan penghayatan perasaan pada perawat rawat inap khusus di Rumah Sakit “X” Bandung. Sampel penelitian ini adalah perawat rawat inap khusus kejiwaan di Rumah Sakit “X” bandung, yaitu sebanyak 19 orang. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan teknik survei. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner yang disusun oleh peneliti berdasarkan teori dari Bandura (2002), kuisioner tersebut terdiri dari 48 item. Berdasarkan uji validitas dan reliabilitas dengan menggunakan program SPSS 12.0 for windows didapatkan validitas berkisar antara 0,322 sampai 0,823 dan diperoleh reliabilitas sebesar 0,888. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa sebagian besar perawat rawat inap khusus kejiwaan di Rumah Sakit “X” bandung memiliki derajat self-efficacy tinggi (79%). Sedangkan 21% perawat rawat inap khusus kejiwaan di Rumah Sakit “X” bandung memiliki derajat self-efficacy rendah. Diketahui pula bahwa sumber-sumber informasi self-efficacy memiliki keterkaitan diantaranya adalah sumber mastery experience dan vicarious experience. Berdasarkan penelitian ini peneliti mengajukan saran untuk melakukan penelitian lanjut mengenai kontribusi sumber-sumber self-efficacy terhadap derajat self-efficacy pada perawat rawat inap khusus kejiwaan di Rumah Sakit “X” Bandung. Selain itu bagi Kepala Perawat Rumah sakit diharapkan untuk membuat program atau pendekatan pribadi pada perawat yang memiliki self-efficacy rendah. Bagi perawat rawat inap khusus kejiwaan di Rumah Sakit “X” Bandung yang memiliki derajat self-efficacy tinggi, diharapkan agar dapat mempertahankan self-efficacy yang mereka miliki dan bagi perawat rawat inap khusus kejiwaan di Rumah Sakit “X” Bandung yang memiliki derajat self-efficacy rendah disarankan agar introspeksi dan menggali potensi diri yang dapat meningkatkan self-efficacy dalam menjalankan tugas-tugas keperawatan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 07 Nov 2014 10:27
Last Modified: 07 Nov 2014 10:27
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/8073

Actions (login required)

View Item View Item