Perancangan Interior Museum Wayang Golek Sunda Kota Bandung Dengan Tema Gunungan

Yohanes, Christian (663054) (2010) Perancangan Interior Museum Wayang Golek Sunda Kota Bandung Dengan Tema Gunungan. Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0663054_Abstract_TOC.pdf

Download (79Kb) | Preview
[img] Text
0663054_APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (12Kb)
[img] Text
0663054_CHAPTER 1.pdf

Download (15Kb)
[img] Text
0663054_CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (776Kb)
[img] Text
0663054_CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (567Kb)
[img] Text
0663054_CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1072Kb)
[img]
Preview
Text
0663054_CONCLUSION.pdf

Download (9Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0663054_COVER.pdf

Download (69Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0663054_REFERENCES.pdf

Download (24Kb) | Preview

Abstract

Budaya Sunda pada masyarakat kota Bandung dirasakan sudah tidak kental lagi. Karena pola pikir masyarakat yang kurang akan budaya dan kurangnya aturan yang kuat dari pemerintah, maka dibuat fungsi bangunan untuk pembelajaran kembali budaya lokal Sunda berupa museum. Museum ini dirancang dengan tujuan mampu meningkatkan kembali apresiasi masyarakat Kota Bandung terhadap budaya lokal Sunda melalui kesenian Wayang Golek. Dalam penulisan makalah Tugas Akhir yang berjudul ”Perancangan Interior Museum Wayang Golek Sunda Kota Bandung dengan Tema Gunungan” ini, penulis membahas mengenai perancangan sebuah Museum Wayang Golek Sunda yang dirancang di Gedung Kantor Pos Indonesia, Jalan L.L.R.E. Martadinata (Riau), Bandung. Lokasi ini dipilih karena area ini merupakan area cagar budaya dan area pendidikan. Selain tempatnya yang berada di pusat kota, banyak pula wisatawan lokal dan asing yang berdatangan karena area ini juga merupakan area pusat perbelanjaan. Konsep desain yang diterapkan pada interior Museum Wayang Golek Sunda ini mengambil gagasan ide dari wayang Gunungan yang memiliki makna keharmonisan dan tingkatan serta bentuknya yang dinamis. Keharmonisan dan keseimbangan alam yang terdapat dalam Gunungan ini diterapkan pada elemen interior museum. Untuk bentuk, menggunakan bentuk dinamis yang menggambarkan pikiran manusia untuk selalu mencari tahu. Selain itu, adanya tingkatan pada Gunungan, diterapkan ke dalam desain berupa adanya perbedaan signifikan dalam tiap ruang. Penulis menggunakan metode perancangan dengan membuat beberapa desain dan mengumpulkan data berdasarkan hasil survey lapangan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: N Fine Arts > NA Architecture
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 24 Mar 2012 02:56
Last Modified: 09 May 2012 04:57
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/784

Actions (login required)

View Item View Item