Analysis of Conflicts of The Protagonist in Edwidge Danticat's 'Breath, Eyes, Memory'

Vici, Veni Trias ( 1141080 ) (2013) Analysis of Conflicts of The Protagonist in Edwidge Danticat's 'Breath, Eyes, Memory'. Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
1141080_Abstract_TOC.PDF - Accepted Version

Download (40Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1141080_Appendix.PDF - Accepted Version

Download (25Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1141080_Chapter1.PDF - Accepted Version

Download (26Kb) | Preview
[img] Text
1141080_Chapter2.PDF - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (88Kb)
[img]
Preview
Text
1141080_Conclusion.PDF - Accepted Version

Download (40Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1141080_References.PDF - Accepted Version

Download (10Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1141080_Cover.pdf - Accepted Version

Download (307Kb) | Preview

Abstract

Di dalam skripsi ini, saya akan menganalisa konflik dari tokoh utama dalam novel yang berjudul Breath, Eyes, Memory karya Edwidge Danticat. Saya akan menganalisa konflik apa saja yang dialami oleh tokoh utama, apa yang menyebabkan konflik itu terjadi dan bagaimana solusi yang diambil untuk memecahkan konflik-konflik tersebut. Tokoh utama dalam novel ini adalah Sophie Caco. Sophie caco ditinggalkan oleh ibunya sejak lahir, dia dibesarkan oleh tantenya di desa. Pada saat Sophie berumur dua belas tahun, Sophie pindah ke Amerika untuk tinggal bersama ibu yang tidak terlalu dia kenal. Di Amerika, dia baru mengetahui bahwa dia adalah seorang anak yang lahir karena perkosaan yang dialami ibunya. Oleh karena perkosaan yang dialami Martine, ibu Sophie, telah membuat hidup dan mimpinya berantakan, ibunya berusaha agar hal yang sama tidak terjadi pada Sophie. Hal-hal itulah yang menyebabkan keduanya tidak bisa menghindari konflik-konflik yang nantinya mempengaruhi hubungan antara ibu dan anak. Ada lima konflik yang dialami oleh Sophie, yang terdiri dari tiga konflik sosial dan dua konflik internal. Sophie mempunyai perbedaan keinginan dengan ibunya, sehingga menimbulkan konflik sosial. Kemudian, Sophie juga mengalami hal yang bertentangan dengan dirinya sendiri yang menimbulkan terjadinyakonflik internal. Pada akhirnya, semua konflik tidak terpecahkan kecuali satu konflik sosial.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: P Language and Literature > PR English literature
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 18 Sep 2014 09:14
Last Modified: 18 Sep 2014 09:14
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/6783

Actions (login required)

View Item View Item