Pengaruh Pemberian Tunjangan Pajak dan Tunjangan Transport Pada Pegawai Terhadap Besarnya PPh Terhutang Badan (Studi Kasus Pada PT X Bandung)

Hartanti, Kartini ( 0451012 ) (2007) Pengaruh Pemberian Tunjangan Pajak dan Tunjangan Transport Pada Pegawai Terhadap Besarnya PPh Terhutang Badan (Studi Kasus Pada PT X Bandung). Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0451012_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (16Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0451012_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (33Kb) | Preview
[img] Text
0451012_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (118Kb)
[img] Text
0451012_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (58Kb)
[img] Text
0451012_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (57Kb)
[img]
Preview
Text
0451012_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (13Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0451012_Cover.pdf - Accepted Version

Download (36Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0451012_References.pdf - Accepted Version

Download (9Kb) | Preview

Abstract

Di Indonesia, masih sedikit perusahaan yang menerapkan perencanaan pajak dengan alasan akan menambah biaya yang akan dikeluarkan dan sulitnya untuk mengadakan perubahan dengan kebijakan yang baru. Padahal pada kenyataannya, perencanaan pajak ini akan berpengaruh secara cukup signifikan pada besarnya PPh yang akan dibayarkan oleh perusahaan. Jumlah biaya yang dikeluarkan untuk memberikan kenikmatan kepada pegawai dalam bentuk natura atau tunjangan, akan membuat laba bersih perusahaanmenjadi semakin kecil, sehingga jumlah uang yang harus disetorkan kepada kas negara juga akan semakin kecil. Hal ini diperbolehkan selama tidak melanggarUndang-undang Pajak No. 17 Tahun 2000. Jika jumlah yang harus disetorkan pada kas negara dapat diperkecil, maka perusahaan dapat mengalokasikan uang tersebut pada hal-hal lain yang lebih penting. Tugas akhir ini meneliti bagaimana pengaruh pemberian tunjangan pajak dan tunjangan transport pada pegawai terhadap PPh Pasal 21. Penelitian dilakukan di departemen service PT X yang terletak di Jalan Soekarno Hatta Bandung, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan barang dan jasa berupa hasil industri: mobil, alat/suku cadang kendaraan bermotor, jasa: perbengkelan (service), dan body repair. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif analitis. Dalam penelitian yang dilakukan peneliti terhadap daftar gaji karyawan PT X, diperoleh hasil bahwa jika perusahaan memberikantunjangan pajak terhadap direksi dan staf, serta pemberian tunjangan transport kepada tenaga kerja langsung, yaitu sebesar Rp 11.760.000 dan Rp 22.600.000, maka tunjangan tersebut dapat dimasukkan menjadi biaya dalam laporan laba rugi, sehingga jumlah pendapatan kena pajak dan pajak terhutang PTX menjadi berkurang. Dengan begitu, jumlah take home paybagi direksi dan staf serta tenaga kerja langsung juga meningkat, masing-masing sebesar Rp 346.464.200 dan Rp 337.692.800, walaupun harus membayar PPh Pasal 21 dalam jumlah yang lebih besar, yaitu Rp 9.795.800 dan Rp 2.643.200 Kesimpulan yang dapat diperoleh jika perusahaan memberlakukan kebijakan baru ini adalah kedua pihak akan mendapatkeuntungan, karena bagi pegawai, Take Home Pay mereka menjadi lebih besar dibandingkan dengan kebijakan lama, walaupun PPh Pasal 21 yang ditanggung mereka menjadi lebih besar. Untuk perusahaan, PPh Pasal 17 yang harus dibayarkan juga jumlahnya menjadi semakin kecil, walaupun laba perusahaan juga semakin kecil.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Fakultas Ekonomi > School of Accounting
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 01 Jul 2014 04:20
Last Modified: 01 Jul 2014 04:20
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/6372

Actions (login required)

View Item View Item