Peranan Analisis Biaya Kualitas Dalam Meningkatkan Efisiensi Biaya Produksi (Studi Kasus Pada PT Dirgantara Indonesia di Bandung)

Saraswati, Hanna Noviana ( 0351314 ) (2007) Peranan Analisis Biaya Kualitas Dalam Meningkatkan Efisiensi Biaya Produksi (Studi Kasus Pada PT Dirgantara Indonesia di Bandung). Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0351314_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (33Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0351314_Appendices.pdf - Accepted Version

Download (72Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0351314_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (77Kb) | Preview
[img] Text
0351314_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (236Kb)
[img] Text
0351314_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (115Kb)
[img] Text
0351314_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (145Kb)
[img]
Preview
Text
0351314_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (41Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0351314_Cover.pdf - Accepted Version

Download (42Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0351314_References.pdf - Accepted Version

Download (17Kb) | Preview

Abstract

Seiring kondisi perekonomian Indonesia yang saat ini sudah mulai pulih dari krisis dan mulai masuknya era globalisasi, perusahaan dituntut untuk mampu mempertahankan bahkan meningkatkan keunggulan yang dimiliki agar dapat bersaing. Persaingan global mau tak mau menuntut perusahaan-perusahaan di Indonesia memiliki antara lain keunggulan, fleksibilitas, mutu produk, dan biaya yang efektif. Untuk dapat bertahan dalam persaingan, perusahaan dituntut untuk melakukan aktivitas-aktivitas yang mengarah pada kegiatan efisiensi. Salah satu caranya adalah dengan melakukan pengendalian kualitas. Pengendalian kualitas oleh manajemen perlu dilakukan secara efektif agar dapat menghasilkan produk yang berkualitas dengan biaya produksi yang lebih efisien. Biaya-biaya yang timbul sehubungan dengan pelaksanaan pengendalian kualitas ini merupakan biaya kualitas. Biaya kualitas dibagi menjadi empat kategori yaitu biaya pencegahan, biaya penilaian, biaya kegagalan internal, dan biaya kegagalan eksternal. Perhitungan biaya kualitas salah satunya ditujukan agar manajemen mengetahui keberhasilan program pengendalian kualitas, dan analisisnya berguna agar manajemen mengetahui tingkatbiaya yang optimum, sehingga dapat mengambil tindakan-tindakan yang berfokus agar biaya produksi lebih efisien. Metode penelitian yang digunakan adalahmetode deskriptif analitis yaitu suatu metode penelitian yang bertujuan untuk mengumpulkan, menyajikan, dan menganalisis data yang berkaitan dengan objek penelitian serta mengambil kesimpulan dari penelitian tersebut. Objek penelitian dilakukan pada suatu proyek (Proyek SH-07) dari Satuan Usaha Aerostructuredi PT Dirgantara Indonesia yang berlokasi di Jl. Pajajaran 154 Bandung. Data penelitian yang dikumpulkan yaitu data tahun 2006. Data penelitian bersumber dari data primer dan sekunder. Dari hasil penelitian diketahui bahwa secara umum program pengendalian kualitas dilakukan di semua tahap produksi, termasuk pada Proyek SH-07. Perusahaan belum melakukan pengidentifikasian, penggolongan, pengukuran, pelaporan, dan analisis atas biaya kualitas. Hasil perhitungan biaya kualitas pada masing-masing kategori adalah sebagai berikut: biaya kegagalan, yaitu biaya kegagalan internal sebesar 4.64%, dan biaya kegagalan eksternal sebesar 0.31%, sedangkan pada kategori biaya kendali, yaitu biaya pencegahan sebesar 75.81% dan biaya penilaian sebesar 19.24%, masing-masing dari total biaya kualitas. Tingkat biaya yang optimum dapat dilakukan dengan menganalisis hubungan antara kategori-kategori biaya. Berdasarkan analisis hubungan antara kategori- kategori biaya kualitas, tindakan koreksi yang dapat dilakukan untuk mencapai peningkatan efisiensi biaya produksi adalah dengan berkonsentrasi pada kegiatan pengendalian, yaitu menambah kegiatan pemeliharaan fasilitas, pelatihan dan pendidikan, serta kalibrasi dan alat ukur. Dari perkiraan yang dibuat, apabila perusahaan melakukan tindakan koreksi maka biaya kualitas dan biaya produksi akan lebih efisien. Hal ini menyimpulkan bahwa analisis biaya kualitas berperan dalam peningkatan efisiensi biaya produksi.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: biaya kualitas, analisis biaya kualitas, efisiensi biaya produksi.
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Fakultas Ekonomi > School of Accounting
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 30 Jun 2014 03:15
Last Modified: 30 Jun 2014 03:15
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/6343

Actions (login required)

View Item View Item