Hubungan Antara Pelaksanaan Pemeriksaan Operasional Dengan Sistem Pengendalian Pendapatan Angkutan Penumpang Pada PT Kereta Api (Persero) (Studi Kasus Pada Kantor Pusat PT Kereta Api (Persero) Bandung)

Ramadhani, Derrie ( 0351305 ) (2006) Hubungan Antara Pelaksanaan Pemeriksaan Operasional Dengan Sistem Pengendalian Pendapatan Angkutan Penumpang Pada PT Kereta Api (Persero) (Studi Kasus Pada Kantor Pusat PT Kereta Api (Persero) Bandung). Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0351305_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (78Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0351305_Appendices.pdf - Accepted Version

Download (98Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0351305_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (121Kb) | Preview
[img] Text
0351305_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (183Kb)
[img] Text
0351305_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (190Kb)
[img] Text
0351305_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (217Kb)
[img]
Preview
Text
0351305_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (80Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0351305_Cover.pdf - Accepted Version

Download (117Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0351305_References.pdf - Accepted Version

Download (72Kb) | Preview

Abstract

Kebiasaan untuk melakukan pemeriksaan operasional memang belum cukup populer di kalangan bisnis baik Badan Umum Milik Negara (BUMN) maupun swasta, meskipun pemeriksaan operasional itumerupakan alat yang tajam untuk mengevaluasi seluruh bidang perusahaan. Setiap perusahaan pasti ingin profesional, begitu juga dengan BUMN, salah satunyaPT Kereta Api (Persero) di Indonesia dituntut untuk bisa mengelola perusahaan dengan suatu sistem tata kelola perusahaan yang baik. Oleh karena itu, perluada kemauan politis untuk melakukan pemeriksaan operasional. Pemeriksaan operasional ini tidak hanya dilakukan pada saat perusahaan mengalami kemerosotan atau kemunduran pada satu bidang saja, tetapi lebih baik jika pemeriksaan operasional ini dilakukan secara periodik sebagai langkah antisipasi. Penelitian ini dilakukan pada PT Kereta Api (Persero) pada bagian Satuan Pengawas Intern (SPI) dan bagian verifikasi pendapatan angkutan penumpang. Tujuan dilakukan penelitian untuk mengetahui hubungan antara pelaksanaan pemeriksaan operasional dengan sistem pengendalian pendapatan angkutan penumpang pada PT Kereta Api (Persero). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan surveylangsung ke perusahaan yang menjadi objek penelitian, yang mana metode yang digunakan adalah wawancara dengan bagian-bagian yang terkait dalam perusahaan, observasi langsung terhadap objek penelitian, penyebaran daftar pertanyaan terstruktur (kuesioner) dan studi kepustakaan, yaitu dengan cara mempelajari, meneliti, mengkaji serta menelaah literatur-literatur. Hasil jawaban kuesioner diolah dengan perhitungan statistik menggunakan korelasi Pearson.Hasilnya menyatakan H1 diterima, yang artinya terdapat hubungan pelaksanaan pemeriksaan operasional dengansistem pengendalian pendapatan angkutan penumpang. Sedangkan hasil hubungan korelasi Pearson sebesar 0.865 menunjukkan terdapat hubungan positifyang kuat antara kedua variabel tersebut. Ini berarti bahwa semakin baik pelaksanaan pemeriksaan operasional maka sistem pengendalian pendapatan semakin meningkat.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Fakultas Ekonomi > School of Accounting
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 26 Jun 2014 07:18
Last Modified: 26 Jun 2014 07:18
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/6339

Actions (login required)

View Item View Item