Usulan Pengendalian Persediaan Bahan Baku Dalam Upaya Meminimasi Biaya (Studi Kasus Di PT.Sinar Continental Bandung)

Indrawan, Silvia Fitriani ( 1023037 ) (2014) Usulan Pengendalian Persediaan Bahan Baku Dalam Upaya Meminimasi Biaya (Studi Kasus Di PT.Sinar Continental Bandung). Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
1023037_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (128Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1023037_Appendices.pdf - Accepted Version

Download (652Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1023037_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (21Kb) | Preview
[img] Text
1023037_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (282Kb)
[img] Text
1023037_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (54Kb)
[img] Text
1023037_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (86Kb)
[img] Text
1023037_Chapter5.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1848Kb)
[img]
Preview
Text
1023037_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (23Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1023037_Cover.pdf - Accepted Version

Download (1376Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1023037_References.pdf - Accepted Version

Download (9Kb) | Preview

Abstract

PT. Sinar Continental adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang garmen. Produk yang dihasilkan yaitu kain interior, seperti kain untuk sofa, karpet, gorden, kain printing fashion (sprei, baju, sepatu, tas), kursi kerja, jok kendaraan, dan matras. Masalah yang sering dihadapi oleh perusahaan adalah mengenai persediaan bahan baku, perusahaan sering mengalami stock out maupun over stock bahan baku di gudang. Apabila perusahaan mengalami stock out bahan baku, maka proses produksi akan terhambat yang bisa mengakibatkan keterlambatan pemenuhan konsumen, sehingga perusahaan akan menanggung penalty dari konsumen. Namun apabila terjadi over stock di gudang akan mengakibatkan biaya simpan yang tinggi. Metode perusahaan yang digunakan saat ini adalah memesan bahan baku sesuai dengan periode yang telah ditentukan sebesar kapasitas maksimum yang dapat ditampung di gudang. Berdasarkan permasalahan yang terjadi di perusahaan, maka penulis membantu memberikan usulan metode pengendalian persediaan bahan baku yang lebih baik, sehingga diharapkan dapat menekan biaya pengendalian persediaan, baik biaya pesan, biaya simpan, maupun biaya kekurangan persediaan (stock out). Penulis memberikan 3 usulan alternatif metode pengendalian persediaan yang dapat diterapkan oleh perusahaan, yaitu metode Q, metode P, dan metode opsional. Langkah awal yang dilakukan yaitu melakukan pengujian distribusi data untuk mengetahui data berdistribusi normal atau tidak. Selanjutnya melakukan perhitungan pengendalian persediaan dengan metode perusahaan saat ini. Langkah ini dilakukan untuk mengetahui total biaya pengendalian persediaan yang dikeluarkan perusahaan saat ini. Tahapan berikutnya adalah menghitung biaya pengendalian persediaan ketiga alternatif metode, dan kemudian dilakukan perbandingan total biaya antara metode perusahaan saat ini dan metode usulan, maka akan diketahui total biaya yang paling rendah. Langkah berikutnya penulis melakukan perhitungan biaya pengendalian persediaan 1 tahun yang akan datang dengan menggunakan metode yang memiliki total biaya paling rendah dan metode perusahaan. Pengolahan data ini menggunakan data hasil forecasting yang menggunakan software WinQSB berdasarkan nilai error MAPE terkecil. Berdasarkan pengolahan data yang telah dilakukan, metode perusahaan menghasilkan total biaya sebesar Rp 109.062.180,86, metode P sebesar Rp 141.100.559,94, metode Q sebesar Rp 80.312.876,17, dan metode opsional sebesar Rp 159.833.536,66. Pemilihan metode terbaik adalah berdasarkan total biaya pengendalian persediaan yang paling kecil, maka dapat disimpulkan bahwa metode Q adalah yang terbaik dengan penghematan sebesar 26,96% dengan nilai B dan Q yang dapat dilihat pada tabel 5.19. Apabila perusahaan ingin menerapkan metode Q, perusahaan sebaiknya melakukan pencatatan data yang baik untuk keluar masuknya bahan baku di gudang, hal ini agar memudahkan mengontrol titik reorder point untuk perusahaan melakukan pemesanan. Selain itu, perusahaan harus mengontrol pola data permintaan secara rutin agar metode usulan penulis tetap bisa digunakan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering > School of Industrial Engineering
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 08 May 2014 09:52
Last Modified: 08 May 2014 09:52
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/5639

Actions (login required)

View Item View Item