Peranan Capital Budgeting Dalam Pengambilan Keputusan Investasi Mesin Baru (Studi Kasus pada PT X, Bandung)

Johan, ( 0351043 ) (2006) Peranan Capital Budgeting Dalam Pengambilan Keputusan Investasi Mesin Baru (Studi Kasus pada PT X, Bandung). Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0351043_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (89Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0351043_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (125Kb) | Preview
[img] Text
0351043_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (246Kb)
[img] Text
0351043_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (139Kb)
[img] Text
0351043_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (172Kb)
[img]
Preview
Text
0351043_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (75Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0351043_Cover.pdf - Accepted Version

Download (97Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0351043_References.pdf - Accepted Version

Download (67Kb) | Preview

Abstract

Saat ini Indonesia sedang memasuki era globalisasi,sehingga Indonesia dituntut untuk selalu mengembangkan teknologi di segala bidang agar tidak tertinggal oleh teknologi negara lain. Hal ini jugamempengaruhi bidang industri Indonesia untuk selalu meningkatkan teknologi mereka agar bisa menyesuaikan dengan perkembangan jaman. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui peranananalisis penganggaran modal (Capital Budgeting) dalam pengambilan keputusan investasi sebuah proyek pada PT. X. Analisis yang berkaitan dengan capital budgeting dilakukan dengan mencari hubungan antara nilai investasi yang ditanamkan perusahaan dengan tingkat pengembalian yang diharapkan oleh perusahaan yang akan melakukan investasi. Dengan melakukan analisis capital budgeting dapat diketahui apakah investasi tersebut menguntungkan atau merugikan perusahaan. Analisis capital budgetingyang dipakai adalah analisis net present value(NPV). Analisis ini menghitung kinerja operasi perusahaan dengan mencari arus kas bersih (net cash flow) perusahaan yang masuk setiap tahunnya untuk kemudian dikalikan dengan faktor discount rate(PVIF) yang telah ditetapkan sebelumnya untuk menemukan nilai sekarang (present value) dari masing-masing net cash flowtiap tahunnya. Total dari nilai present valuetersebut lalu dibandingkan dengan nilai investasi awal proyek untuk mendapatkan nilai bersih dari cash flow atau net present value. Apabila nilai NPV lebih besar daripada nilai investasi awal maka sebaiknya perusahaan dapat melakukan investasi tersebut karena menguntungkan, sebaliknya bila nilai NPV lebih kecil daripada nilai investasi awal maka perusahaan sebaiknya tidak melakukan investasi tersebut karena merugikan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis, maka diperoleh nilai total present valuesebesar Rp 1.667.394.000,00. Apabila dibandingkan dengan nilai investasi awal yang nilainya Rp 1.000.000.000,00 maka diperoleh nilai net present valuesebesar Rp 667.394.000,00. Berdasarkan kriteria penerimaan NPV, maka dari hasil yang diperoleh tersebut, nilai net present value-nya positif (NPV > 0) maka proyek terebut diterima oleh perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sejak dilakukannya proyek investasi ini, kinerja perusahaan meningkat setiap tahunnya. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan net cash flowsetiap tahunnya. Perusahaan juga telah melakukan penilaian investasi dengan baik untuk proyek mesin “Tinting” ini walaupun tidak menggunakan metode penilaian yang spesifik.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Fakultas Ekonomi > School of Accounting
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 08 May 2014 04:08
Last Modified: 08 May 2014 04:08
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/5624

Actions (login required)

View Item View Item