Analisis dan Usulan Fasilitas Fisik, Lingkungan Fisik Serta Tata Letak Di Penjahit AD Ditinjau Dari Segi Argonomi

Rizkita, Irsa ( 0923033 ) (2013) Analisis dan Usulan Fasilitas Fisik, Lingkungan Fisik Serta Tata Letak Di Penjahit AD Ditinjau Dari Segi Argonomi. Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0923033_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (142Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0923033_Appendices.pdf - Accepted Version

Download (49Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0923033_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (45Kb) | Preview
[img] Text
0923033_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (766Kb)
[img] Text
0923033_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (69Kb)
[img] Text
0923033_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1073Kb)
[img] Text
0923033_Chapter5.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (611Kb)
[img] Text
0923033_Chapter6.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2283Kb)
[img]
Preview
Text
0923033_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (12Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0923033_Cover.pdf - Accepted Version

Download (207Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0923033_References.pdf - Accepted Version

Download (7Kb) | Preview

Abstract

Pakaian merupakan salah satu kebutuhan yang paling penting bagi manusia. Penjahit AD yang berada di jalan Haur Pancuh II no.1B Bandung adalah salah satu bisnis jahit pakaian yang menyediakan jasa penjahitan berbagai jenis pakaian. Penjahit AD memiliki 2 orang pekerja tetap. Saat ini, Penjahit AD menghadapi beberapa permasalahan, yaitu munculnya keluhan dari para pekerja dan konsumen. Berdasarkan hasil wawancara dengan pemilik perusahaan, diketahui bahwa keluhan dari pekerja disebabkan karena fasilitas fisik, lingkungan fisik dan tata letak yang belum baik. Sedangkan keluhan konsumen muncul dikarenakan belum adanya area konsumen (ruang tunggu dan ruang pas), sehingga konsumen tidak mendapatkan kenyamanan dari pelayanan Penjahit AD. Selain itu, Penjahit AD belum memiliki perhatian terhadap Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Maka, dilakukan penelitian untuk melihat sejauh mana keergonomisan dari fasilitas fisik, lingkungan fisik, tata letak dan K3 di Penjahit AD. Apabila belum ergonomis, maka perlu dilakukan perancangan. Langkah pertama yang dilakukan dalam penelitian ini adalah mengumpulkan data. Adapun data yang dikumpulkan adalah fasilitas fisik aktual, produk pembanding, lingkungan fisik aktual, tata letak aktual dan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) aktual. Data-data yang telah diperoleh kemudian diolah dan dianalisis untuk mengetahui keergonomisannya. Hasil analisis menunjukkan bahwa fasilitas fisik yang ada di Penjahit AD belum sesuai dengan data antropometri. Temperatur, kelembaban udara, pencahayaan dan kebisingan belum memenuhi syarat lingkungan fisik kerja yang ideal dan tata letak fasilitas fisik belum tertata dengan baik. Selain itu, Penjahit AD belum menyediakan peralatan untuk penanganan terhadap kecelakaan kerja. Oleh karena itu, perlu dilakukan perancangan. Fasilitas fisik yang dirancang adalah kursi kerja pekerja 1, kursi kerja pekerja 2, kursi kerja untuk mesin obras, tempat benang, rak peralatan, lemari pakaian jadi, meja multifungsi, tempat katalog bahan pakaian, kursi tunggu konsumen dan ruang pas. Masing-masing fasilitas fisik tersebut memiliki 2 sampai 3 produk pembanding serta memiliki 2 sampai 3 alternatif rancangan. Pemilihan alternatif rancangan dilakukan dengan menggunakan scoring concept. Berdasarkan hasil analisis scoring concept, alternatif produk yang terpilih adalah kursi kerja pekerja alternatif 1, kursi kerja pekerja 2 alternatif 1, kursi kerja untuk mesin obras alternatif 1, tempat benang alternatif 2, rak peralatan alternatif 1, lemari pakaian jadi alternatif 2, tempat katalog bahan pakaian alternatif 1, kursi tunggu konsumen alternatif 1 dan ruang pas alternatif 2. Untuk lingkungan fisik, penulis mengusulkan untuk menambahkan 1 buah AC, 7 buah lampu di area kerja, 3 buah lampu di area konsumen dan penggunaan earplug bagi pekerja. Setelah mendapatkan fasilitas fisik terbaik, maka dibuat 3 alternatif tata letak usulan berdasarkan fasiitas fisik tersebut. Tata letak usulan yang terpilih adalah tata letak usulan 2. Untuk perancangan K3, penulis mengusulkan untuk menambahkan 3 buah tempat sampah, 1 buah APAR dan 1 buah kotak P3K di area kerja.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering > School of Industrial Engineering
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 02 May 2014 10:15
Last Modified: 02 May 2014 10:15
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/5566

Actions (login required)

View Item View Item