Usulan Penjadwalan Proses Manufaktur Produk Golongan Press Umum Dengan Menggunakan Metode Algoritma Generate And Test Di PT Agronesia INKABA

Ismanto, Melissa Septina ( 0923008 ) (2013) Usulan Penjadwalan Proses Manufaktur Produk Golongan Press Umum Dengan Menggunakan Metode Algoritma Generate And Test Di PT Agronesia INKABA. Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0923008_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (223Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0923008_Appendices.pdf - Accepted Version

Download (357Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0923008_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (298Kb) | Preview
[img] Text
0923008_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (371Kb)
[img] Text
0923008_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (139Kb)
[img] Text
0923008_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (267Kb)
[img] Text
0923008_Chapter5.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (789Kb)
[img]
Preview
Text
0923008_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (25Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0923008_Cover.pdf - Accepted Version

Download (224Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0923008_References.pdf - Accepted Version

Download (234Kb) | Preview

Abstract

PT Agronesia INKABA merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang manufaktur yang mempoduksi produk terknik berbahan baku karet. Sistem produksi di perusahaan ini adalah mass production dan job order. Masalah yang dihadapi perusahaan saat ini adalah terdapat job yang mengalami tardiness (kelambatan yang positif) yang disebabkan karena waktu penyelesaian pengerjaan job di luar batas maksimal (due date). Metode penjadwalan produksi yang perusahaan gunakan saat ini adalah perusahaan mengumpulkan dahulu pesanan (order) dari konsumen dalam jangka waktu satu minggu, kemudian akan dilakukan penjadwalan produksi untuk satu minggu berikutnya. Selama ini, penjadwalan produksi hanya dilihat berdasarkan job yang dipesan lebih awal (berdasarkan urutan nomor perintah kerja) tanpa melihat due date dari masing-masing job. Dengan metode penjadwalan yang diterapkan perusahaan saat ini, perusahaan belum mempertimbangkan urutan job yang optimal untuk mengurangi terjadinya kelambatan dalam pemenuhan pesanan kepada konsumen sehingga menyebabkan perusahaan terkena penalty seperti denda, complaint dari konsumen, atau bahkan pembatalan pesanan. Denda kelambatan ini dihitung dari besarnya total tardiness (kelambatan yang positif). Penulis mengusulkan penggunaan metode Generate and Test dengan prioritas utama meminimasi total tardiness. Apabila terdapat tardiness yang sama, maka prioritas kedua adalah meminimasi makespan. Metode pembanding yang digunakan adalah metode EDD (Earliest Due Date), metode Wilkerson Irwin, metode Slack, dan metode LPT (Longest Processing Time). Untuk memecahkan masalah dihadapi perusahaan, penulis melakukan modifikasi pada program Generate and Test dengan menggunakan software Turbo Pascal, kemudian program tersebut akan divalidasi secara manual dengan menggunakan gantt chart. Setelah itu, akan dilakukan penentuan metode terbaik dengan membandingkan antara program Generate and Test, metode EDD (Earliest Due Date), metode Slack, metode Wilkerson Irwin, dan metode LPT (Longest Processing Time). Setelah dilakukan pengolahan data, didapatkan bahwa nilai tardiness menggunakan metode EDD sebesar 308.96 jam, metode Slack sebesar 716.31 jam, metode Wilkerson Irwin sebesar 308.96 jam, metode LPT sebesar 505.87 jam, dan 284.32 jam untuk metode Generate and Test. Oleh karena itu, penulis dapat menyimpulkan bahwa metode Generate and Test lebih baik dibandingkan metode yang lainnya sehingga metode Generate and Test dipilih menjadi metode usulan untuk mengatasi masalah yang terjadi di perusahaan. Manfaat penerapan metode Generate and Test ini adalah perusahaan dapat menyelesaikan job dengan waktu yang lebih singkat. Total tardiness perusahaan menurun sebesar 82.593% yaitu dari 1633.41 jam menjadi 284.32 jam. Dari hasil tersebut, pihak perusahaan dapat mengurangi total tardiness (kelambatan yang positif) sebesar 1349.09 jam. Oleh karena itu, penyelesaian job akan menjadi lebih cepat apabila perusahaan menerapkan metode penjadwalan Generate and Test ini.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering > School of Industrial Engineering
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 30 Apr 2014 10:24
Last Modified: 30 Apr 2014 10:24
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/5544

Actions (login required)

View Item View Item