Usulan Perbaikan Sistem Kerja Pada Divisi Pembuatan Tas Ditinjau Dari Segi Ergonomi (Studi Kasus Di Industri Kulit "X")

Rumbiryanti, Raden Roro Febby ( 0623128 ) (2011) Usulan Perbaikan Sistem Kerja Pada Divisi Pembuatan Tas Ditinjau Dari Segi Ergonomi (Studi Kasus Di Industri Kulit "X"). Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0623128_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (380Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0623128_Appendices.pdf - Accepted Version

Download (4Mb) | Preview
[img]
Preview
Text
0623128_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (147Kb) | Preview
[img] Text
0623128_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (550Kb)
[img] Text
0623128_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (248Kb)
[img] Text
0623128_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3117Kb)
[img] Text
0623128_Chapter5.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (590Kb)
[img] Text
0623128_Chapter6.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1150Kb)
[img]
Preview
Text
0623128_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (109Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0623128_Cover.pdf - Accepted Version

Download (82Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0623128_References.pdf - Accepted Version

Download (83Kb) | Preview

Abstract

Industri kecil dan menengah merupakan akar dari perkembangan ekonomi di Indonesia. Oleh karena itu, dunia perindustrian ini harus dikembangkan dan diperhatikan sehingga diharapkan dapat menjadi sumber perbaikan ekonomi di Indonesia. Industri kulit “X” merupakan salah satu industri menengah yang cukup berkembang dengan baik. Pada area kerja pembuatan tas di industri kulit “X” terdapat beberapa masalah yang terjadi diantaranya ialah ketidaknyamanan pekerja saat melakukan pekerjaannya, kondisi lingkungan fisik yang kurang baik, tata letak yang tidak teratur, serta banyak barang-barang yang sudah tidak digunakan di dalam ruang kerja. Pemilik industri kulit “X” menginginkan sistem kerja yang lebih baik. Hal tersebutlah yang mendorong dilakukannya penelitian mengenai sistem kerja di industri kulit “X”. Data-data yang dibutuhkan untuk pengolahan dan analisis yaitu meliputi data umum industri kulit “X”, data fasilitas fisik, peralatan, mesin, dan bahan, material handlingsaat ini, data lingkungan fisik, data stasiun kerja, tata letak (layout) keseluruhan dan setempat, data waktu kerja, proses produksi, data elemen gerakan, data kesehatan dan keselamatan kerja, serta komponen 5S yang diterapkan saat ini. Data waktu langsung kemudian diolah dengan melakukan pengujian kenormalan data, keseragaman data, kecukupan data, perhitungan waktu siklus, waktu normal, serta waktu baku. Data elemen gerakan diolah dengan membuat Bagan Analisa MTM-1. Data kesehatan dan keselamatan kerjadiolah dengan membuat Diagram Pareto dan Fishbone Diagram. Setelah itu, dilakukan analisis yang meliputi kondisi fasilitas fisik, alat dan mesin, material handling, lingkungan fisik, tata letak tempat kerja keseluruhan dan setempat, sikap kerja operator, gerakan kerja yang dihubungkan dengan prinsip-prinsip ekonomi gerakan, keselamatan dan kesehatan kerja, 5S, serta fleksibilitasdan sensitifitas dari sistem kerja. Hasil analisis menyatakan bahwa masih terdapat beberapa kondisi saat ini yang belum optimal jika dibandingkan dengan teori. Berdasarkan hasil analisis tersebut, maka sistem kerja saat ini harus diperbaiki. Hal-hal yang diusulkan untuk perbaikan yaitu penyediaan genset, cutter, palu, wadah aksesoris, kereta bahan dan peralatan, meja kerja, kursi kerja, rak bahan dan peralatan, material handling, perbaikan pencahayaan, penggunaan ventilator, penggunaan atap genteng, pemilihan warna putih untuk seluruh ruang kerja, tata letak departemen pembuatan tas, tata letak tempat kerja setempat, penggunaan masker dan alas kaki, penambahan APAR dan kotak P3K, dan usulan penerapan aktifitas 5S. Berdasarkan usulan-usulan perbaikan tersebut, maka diperoleh penghematan waktu baku langsung pada stasiun-stasiun pembuatan produk hand bag 01 dengan persentase minimum sebesar 2,322%, persentase maksimum sebesar 18,582%, dan persentase penghematan stasiun terakhir sebesar 13,944%. Penghematan waktu baku juga terjadi pada stasiun-stasiun pembuatan produk shoulder bag 01 dengan persentase minimum sebesar 3,348%,persentase maksimum sebesar 19,008%, dan persentase penghematan stasiun terakhir sebesar 6,668%.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering > School of Industrial Engineering
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 21 Mar 2014 09:33
Last Modified: 21 Mar 2014 09:33
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/5224

Actions (login required)

View Item View Item