Usulan Tata Letak Fraktal Untuk Pabrik Baru ( Studi Kasus Di CV.Prima Bangun Nusantara, Bandung)

Halim, Chandra ( 0623117 ) (2010) Usulan Tata Letak Fraktal Untuk Pabrik Baru ( Studi Kasus Di CV.Prima Bangun Nusantara, Bandung). Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0623117_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (720Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0623117_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (306Kb) | Preview
[img] Text
0623117_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1874Kb)
[img] Text
0623117_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1184Kb)
[img] Text
0623117_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1208Kb)
[img] Text
0623117_Chapter5.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (5Mb)
[img]
Preview
Text
0623117_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (89Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0623117_Cover.pdf - Accepted Version

Download (482Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0623117_References.pdf - Accepted Version

Download (69Kb) | Preview

Abstract

CV. Prima Bangun Nusantara merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi kulit. Saat ini peningkatan permintaan dari konsumen menyebabkan kekurangan produksi baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Untuk memenuhi permintaan konsumen maka perusahaan berencana untuk membangun pabrik baru. Karena jenis produk yang banyak dan cenderung berubah-ubah setiap 6 bulan maka tata letak perlu dirancang yang fleksibel sehingga dapat mengantisipasi perubahan yang terjadi. Perancangan dimulai dengan menghitung jumlah mesin berdasarkan data kekurangan produksi yang diberikan oleh perusahaan. Perhitungan jumlah mesin dibuat dengan menggunakan routing sheet. Perhitungan jumlah mesin dimaksud untuk menentukan jumlah mesin yang sesuai untuk pabrik baru tersebut sehingga tidak terjadi kekurangan maupun kelebihan mesin. Setelah didapat jumlah mesin maka selanjutnya membuat hubungan antara departemen-departemen tersebut baik secara by process maupun secara fraktal. Untuk fraktal jumlah mesin dibuat sama dengan by process sehingga dapat lebih efisien dalam investasi dan meningkatkan utilisasi. Setelah hubungan antar departemen terlihat maka disusunlah Activity Relationship Diagram (ARD) yang menggambarkan hubungan sebelum membuat layout. Setelah ARD terbentuk maka dicari jarak antar departemen yang kemudian digunakan untuk menghitung ongkos material handling (OMH). Dari penelitian yang dilakukan yaitu dengan membandingkan antara tata letak by process dengan fraktal, perbedaan nilai dari OMH kedua tata letak tersebut hanya sekitar Rp.40.000. Tetapi setelah dilakukan uji fleksibilitas yaitu dengan memasukkan produk baru yang sedikit berbeda proses maka tata letak by process menunjukkan kelemahannya dibanding dengan fraktal. Perbedaan nilai OMH antara kedua tata letak ini mencapai 38%. Penelitian ini telah menghasilkan usulan tata letak yang cukup berarti bagi perusahaan sehingga dapat lebih efisien dan memenangkan persaingan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering > School of Industrial Engineering
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 20 Mar 2014 10:21
Last Modified: 20 Mar 2014 10:21
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/5209

Actions (login required)

View Item View Item