Peranan Penagihan Pajak Dalam Upaya Meningkatkan Pencairan Tunggakan Pajak (Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Bandung Cibeunying)

Suwardi, Chrisiany ( 0251221 ) (2006) Peranan Penagihan Pajak Dalam Upaya Meningkatkan Pencairan Tunggakan Pajak (Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Bandung Cibeunying). Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0251221_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (140Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0251221_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (91Kb) | Preview
[img] Text
0251221_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (108Kb)
[img] Text
0251221_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (125Kb)
[img] Text
0251221_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (111Kb)
[img]
Preview
Text
0251221_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (16Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0251221_Cover.pdf - Accepted Version

Download (108Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0251221_References.pdf - Accepted Version

Download (11Kb) | Preview

Abstract

Masalah pajak merupakan hal yang penting, karena pajak merupakan sumber dana utama untuk membiayai pembangunan negara Indonesia. Pajak diperoleh melalui pungutan terhadap fasilitas yang dinikmati oleh masyarakat. Pungutan pajak ini mengurangi penghasilan atau kekayaan individu di lain pihak sebaliknya merupakan penghasilan atau kekayaan yang kemudian dikembalikan lagi kepada masyarakat, melalui pengeluaran-pengeluaran rutin dan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat. Jika rakyat mengerti tentang fungsi dan manfaat pajak dalam masyarakat maka ia akan menjadi sadar akan pajak dan kalau ia sadar akan hak dan kewajibannya sebagai Wajib Pajak makaia akan suka membayar pajak (Tax Minded)lagi pula ia akan jujur dalam bidang perpajakan. Dari Tax Mindness akan timbul Tax Deciplinedimana Wajib Pajak selalu memenuhi kewajiban-kewajiban pajaknya tepat pada waktunya. Apabila keadaan demikian dapat dicapai maka hasil pajak akan berlipat ganda. Tidak dibayarnya hutang pajak makaakan menjadi tunggakan pajak Untuk menegakkan ketentuan Undang-Undang pajak yang ada, dilakukan tindakan penagihan pajak yang mempunyai kekuatan hukum yang bersifat memaksa agar Wajib Pajak mau melunasi hutang pajaknya. Yang menjadi objek penelitian dalam penulisan skripsi ini adalah Kantor Pelayanan Pajak Bandung Cibeunying yang beralamat di Jalan Purnawarman Nomor 19-21 Bandung 40117. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan studi dokumen. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan pengujian statistik Non-Parametrik yaitu metode Rank Spearman dengan menggunakan prosedur komputerisasi SPSS. Berdasarkan hasil pengujian, diperoleh hasil Sig sebesar 0,027 dengan menggunakan taraf nyata sebesar 5% (0,05) yang berarti Sig < α, maka H0ditolak dan H1diterima. Itu berarti terdapat hubungan yang signifikan antara penagihan pajak terutang dan pencairan pajak tertunggak. Penagihan pajak yang berjalan dengan baik akan meningkatkan penerimaan pencairan tunggakan pajak. Apabila penerimaantunggakan pajak dapat meningkat maka akan meningkatkan penerimaan tagihan pajak yang masuk ke Kantor Pelayanan Pajak Bandung Cibeunying. Hal ini berarti bahwa pelaksanaan penagihan pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Bandung Cibeunying berperan secara signifikan dalam meningkatkan tagihan tunggakan pajak. Oleh sebab itu, penulis mengambil kesimpulan bahwa pelaksanaan penagihan pajak sangat berperan dalam meningkatkan pencairan tunggakan pajak meskipun upaya yang dilakukan belum maksimal.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Fakultas Ekonomi > School of Accounting
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 20 Mar 2014 02:55
Last Modified: 20 Mar 2014 02:55
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/5171

Actions (login required)

View Item View Item