Perancangan Mesin Pencetak Kerupuk Usek Guna Meminimalkan Kelelahan Operator dan Meningkatkan Produktivitas Di UD.Karya Mandiri Desa Kasepuhan-Batang

Mukti, IGusti Bagus Kid Anggara ( 0523114 ) (2013) Perancangan Mesin Pencetak Kerupuk Usek Guna Meminimalkan Kelelahan Operator dan Meningkatkan Produktivitas Di UD.Karya Mandiri Desa Kasepuhan-Batang. Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0523114_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (102Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0523114_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (238Kb) | Preview
[img] Text
0523114_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (295Kb)
[img] Text
0523114_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (116Kb)
[img] Text
0523114_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (638Kb)
[img] Text
0523114_Chapter5.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (222Kb)
[img] Text
0523114_Chapter6.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (446Kb)
[img] Text
0523114_Chapter7.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (191Kb)
[img]
Preview
Text
0523114_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (29Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0523114_Cover.pdf - Accepted Version

Download (204Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0523114_References.pdf - Accepted Version

Download (26Kb) | Preview

Abstract

Perusahaan kerupuk UD. Karya Mandiri memiliki masalah dengan jumlah output yang dihasilkan. Jumlah output yang dihasilkan seringkali tidak memenuhi jumlah permintaan yang masuk. Hal itu dipengaruhi oleh beberapa hal, salah satunya adalah alat pencetak kerupuk yang digunakan oleh perusahaan masih sangat manual. Selain itu, mesin pencetak tersebut dibuat tanpa menggunakan prinsip ergonomi dan anthropometri. Posisi badan dari operator terlihat membungkuk saat melakukan pencetakan kerupuk. Sehingga tidak memberikan kenyamanan kerja kepada operator. Dari pengamatan itu, maka penulis bermaksud merancang mesin pencetak yang cukup ergonomis (berdasar anthropometri), agar dapat memberikan kenyamanan kepada operator saat melakukan pencetakan kerupuk dan juga meningkatkan output. Sehingga mengurangi jumlah loss sale (kerugian karena produk tidak mencukupi permintaan) yang terjadi belakangan oleh perusahaan. Adapun data yang diperlukan adalah waktu proses, anthropometri pekerja dan denyut jantung pekerja. Pengumpulan data waktu proses penulis menggunakan media stopwatch dan pengukuran di lakukan dalam satuan kg/menit. Sedangkan pengumpulan anthropometri, penulis mengambil data seperti Tinggi bahu dalam posisi berdiri, tinggi siku dalam posisi berdiri, tinggi siku dalam posisi duduk, panjang paha (ujung lutut), panjang paha (belakang lutut), tinggi lutut, lebar pinggul, panjang siku sampai ujung jari, dan jangkauan tangan. Untuk data denyut jantung, pengambilan data di lakukan tiap interval (1 kg bahan) dimana operator diberikan waktu istirahat selama 3 menit untuk memulihkan denyut jantung kembali normal. Data-data tersebut kemudian akan diolah untuk menemukan hasil yang nantinya digunakan sebagai patokan dalam perancangan alat usulan. Waktu proses digunakan untuk mengetahui nilai Wb (waktu baku) proses pencetakan alat aktual (9,177 menit/kg) dan tingkat produktifitas yang dihasilkan sebesar 19,62%. Data anthropometri digunakan untuk menentukan ukuran mesin yang akan dibuat, seperti panjang meja, lebar meja, tinggi meja, panjang kursi, lebar kursi, tinggi kursi, dan tinggi tabung adonan. Sedangkan denyut jantung untuk mengetahui jumlah konsumsi energi dari operator tiap interval perhitungan (per satuan Kg bahan adonan). Adapun jumlah Konsumsi energi yang di dapat dari mesin aktual rata-rata sebesar 1,913 kkal/menit. Selain itu, dalam menentukan kenormalan data pada pengolahan data ini (waktu proses dan denyut jantung), penulis menggunakan tools bantuan SPSS 11.5. Setalah alat usulan dibuat, kemudian alat tersebut di coba oleh pekerja. Alat pencetak kerupuk usulan tersebut mampu mengurangi tingkat kelelahan pekerja ( konsumsi energi alat usulan sebesar 0,976 kkal/menit). Selain itu karena Wb (7,69 menit/kg) yang dihasilkan pun lebih singkat dari alat pencetak aktual, jumlah output yang dihasilkan juga meningkat (produktivitas alat usulan sebesar 23,4%). Dan posisi kerja dari operator terasa lebih nyaman, karena dalam melakukan pencetakan operator tidak lagi dalam posisi membungkuk.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering > School of Industrial Engineering
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 06 Mar 2014 09:40
Last Modified: 06 Mar 2014 09:40
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/4973

Actions (login required)

View Item View Item