Usulan Perencanaan Produksi Untuk Produk Obat Di PT "X" Dengan Metode Programma Linier

Diana, Hellen ( 0223120 ) (2006) Usulan Perencanaan Produksi Untuk Produk Obat Di PT "X" Dengan Metode Programma Linier. Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0223120_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (347Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0223120_Appendices.pdf - Accepted Version

Download (1248Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0223120_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (224Kb) | Preview
[img] Text
0223120_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (310Kb)
[img] Text
0223120_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (493Kb)
[img] Text
0223120_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (809Kb)
[img] Text
0223120_Chapter5.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (609Kb)
[img]
Preview
Text
0223120_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (209Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0223120_Cover.pdf - Accepted Version

Download (233Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0223120_References.pdf - Accepted Version

Download (200Kb) | Preview

Abstract

PT. “X” adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang farmasi, yang memproduksi 11 macam obat. Obat-obat tersebut adalah Himaneuron kaplet, Hiralgin kaplet, Fenilbutazon tablet, magylan tablet, hiflucol kaplet, Paracetamol kaplet, CTM tablet, antalgin kaplet, paracetamol sirup dan himadryl expectorant. Permasalahan yang dihadapi perusahaan saat ini adalah tidak tepatnya rencana produksi perusahaan sehingga timbul persediaan beberapa jenis obat. Adanya persediaan suatu obat berakibat pada tingginya biaya simpan yang timbul. Berdasarkan permasalahan di atas, penulis berusaha memberikan usulan rencana produksi dengan menggunakan metode linear programming, dimana sebelum membuat rencana produksi, dilakukan peramalan permintaan terlebih dahulu dengan menggunakan software Win QSB. Setelah itu dibuat formulasi masalah untuk dapat memecahkan masalah perusahaan. Formulasi masalah itu harus memiliki variabel keputusan (Xijk = jumlah obat jenis i yang diproduksi secara j pada periode k), fungsi tujuan (maksimasi omset penjualan), dan batasan-batasan yang berupa kendala yang dimiliki perusahaan seperti kapasitas waktu, ketersediaan bahan baku dan jumlah demand yang harus diproduksi. Setelah solusi optimal didapat, yang berupa rencana produksi masing-masing obat dibandingkan dengan penjualan aktual perusahaan. Selain itu penjualan aktual perusahaan juga dibandingkan dengan rencana produksi perusahaan saat ini. Dilakukannya pembandingan ini, tidak lain untuk melihat besar persentase penyimpangan antara rencana produksi perusahaan saat ini dengan penjualan aktual atau rencana produksi usulan dengan permintaan aktual. Rencana produksi yang terpilih adalah rencana produksi yang memiliki persentase penyimpangan terkecil. Besar persentase penyimpangan rencana produksi perusahaan saat ini untuk bulan Januari 2006 hingga Maret 2006 berturut-turut sebesar 139,649%, 53,639% 60,592%. Sedangkan besar persentase penyimpangan rencana produksi usulan berturut-turut untuk bulan Januari 2006 hingga Maret 2006 sebesar 14,289%, 13,070%, 18,701%. Dari hasil persentase penyimpangan ini, maka rencana produksi yang terpilih adalah rencana produksi usulan maka omzet penjualan yang didapat adalah untuk bulan Januari 2006 sebesar Rp 328.606.675-,untuk bulan Febuari 2006 Rp 321.537.725,- sedangkan untuk bulan Maret 2006 sebesar Rp 313.907.725,-. Dengan adanya rencana produksi usulan ini maka perusahaan dapat mengurangi produksi obat yang selama ini dilakukan secara berlebih yang dapat meminimasi biaya simpan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering > School of Industrial Engineering
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 31 Oct 2013 09:31
Last Modified: 31 Oct 2013 09:31
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/4503

Actions (login required)

View Item View Item