Peranan Dokumen Dalam Penyegaran Aktivitas Pengandalian Atas Pengolahan Transaksi Pejualan Kredit

Kurniawan, Yenly ( 0251075 ) (2006) Peranan Dokumen Dalam Penyegaran Aktivitas Pengandalian Atas Pengolahan Transaksi Pejualan Kredit. Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0251075_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (234Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0251075_Appendices.pdf - Accepted Version

Download (165Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0251075_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (134Kb) | Preview
[img] Text
0251075_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (295Kb)
[img] Text
0251075_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (181Kb)
[img] Text
0251075_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (219Kb)
[img]
Preview
Text
0251075_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (74Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0251075_Cover.pdf - Accepted Version

Download (151Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0251075_References.pdf - Accepted Version

Download (73Kb) | Preview

Abstract

Perusahaan yang bersifat profit-orientedmempunyai tujuan utama yaitu memperoleh laba yang optimal. Salah satu komponen utama dari laba adalah pendapatan. Perusahaan pada umumnya memperoleh pendapatan melalui aktivitas penjualan. Pada saat ini, banyak perusahaan memberikan kebijaksanaan penjualan secara kredit untuk dapat meningkatkan penjualan. Aktivitas penjualan kredit yang merupakan sumber pendapatan harus dikelola dandikendalikan dengan baik. Oleh karena itu, perusahaan membutuhkan suatu informasi yang lengkap dan akurat mengenai aktivitas penjualan kredit yang dilakukan untuk mengetahui untung atau tidaknya operasi yang telah dilakukan Aktivitas pengendalian terhadap penjualan kredit harus dijalankan untuk mengantisipasi terjadinya penyelewengan-penyelewengan dan kesalahan- kesalahan yang dapat menimbulkan ketidakakuratan dokumen yang menjadi sumber pencatatan penjualan kredit. Perencanaan danpenggunaan dokumen yang memadai merupakan salah satu prosedur pengendalian yang memegang peranan penting dalam menjamin ketepatan pencatatan transaksi penjualan kredit dan sumber pencatatan transaksi tersebut sehingga semuatransaksi penjualan kredit yang terjadi dalam perusahaan dicatat dengan tepat. Pentingnya peranan penggunaan dokumen dalam memberikan informasi mengenai transaksi penjualan kredit yang terjadi didalam perusahaan menyebabkan penulis melakukan penelitian dan pembahasan mengenai “Peranan Penggunaan Dokumen dalam Penyelenggaraan Aktivitas Pengendalian Atas Pengolahan Transaksi Penjualan Kredit” di PT. San Central Indah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitis yaitu metode yang mengumpulkan, menyajikan serta menganalisis data secara sistematis sehingga dapat memberikan gambaran yang cukup jelas atas objek yang diteliti dan ditarik suatu kesimpulan serta dibuat rekomendasi yang diperlukan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan oleh penulis pada PT. San Central Indah, maka penulis mengambil kesimpulan bahwa dokumen pada PT. San Central Indah secara umum cukup memadai untuk menunjang aktivitas pengendalian perusahaan. Prosedur pengendalian dalam transaksi penjualan kredit yang dilaksanakan oleh perusahaan cukup memadai untuk meyakinkan bahwa dokumen dapat digunakan untuk menjamin kelengkapan dan keakuratan pencatatan transaksi penjualan kredit. Transaksi penjualan kredit dapat dicatat dengan lengkap dan akurat jika ditunjang dengan penggunaan dokumen secara memadai tanpa melupakan unsur perancangan dokumen. Dokumen pada PT. San Central Indah telah dirancang dengan cukup baik dan dokumen telah cukup merekam informasi penting dalam aktivitas pengendalian. Namun masih terdapat kelemahan-kelemahan pada beberapa dokumen dan prosedur pengendalian yang dimiliki oleh PT. San Central Indah, seperti: tidak adanya pemisahan fungsi antara fungsi administrasi penjualan dan fungsi kredit, bagian ekspedisi tidak mendapatkan surat order penjualan, dalam badan dokumen order penjualan tidak terdapat pembagian kolom yang memadai, dan pada dokumen faktur penjualan tidak terdapat nama faktur yang jelas. Penulis menyampaikan beberapa saran untuk memperbaiki kelemahan kelemahan ini untuk menutup kemungkinan dimanfaatkannya kelemahan tersebut oleh karyawan yang tidak jujur dan untuk mencegah adanya pencatatan transaksi penjualan kredit yang tidak lengkap dan tidak akurat. Berdasarkan analisa yang telah dilakukan oleh penulis, maka penulis menyimpulkan bahwa perancangan dan penggunaan dokumen yang memadai merupakan salah satu prosedur pengendalian yang memegang peranan penting dalam menjamin ketepatan pencatatan transaksi penjualan kredit karena dokumen memberikan bukti tertulis terjadinya transaksi dan sumber pendapatan transaksi tersebut dapat diperiksa, sehingga semua transaksi penjualan kredit yang terjadi dapat dicatat dengan tepat.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Fakultas Ekonomi > School of Accounting
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 03 Oct 2013 07:23
Last Modified: 03 Oct 2013 07:23
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/4260

Actions (login required)

View Item View Item