Gambaran Gangguan Jiwa dengan Menggunakan Metode Penyaringan Metode 2 Menit (M2M0 di Klinik "X"

Yudistira, Bony (1210201) (2015) Gambaran Gangguan Jiwa dengan Menggunakan Metode Penyaringan Metode 2 Menit (M2M0 di Klinik "X". Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
1210201_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (682Kb) | Preview
[img] Text
1210201_Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1732Kb)
[img]
Preview
Text
1210201_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (235Kb) | Preview
[img] Text
1210201_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (200Kb)
[img] Text
1210201_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (276Kb)
[img] Text
1210201_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (413Kb)
[img]
Preview
Text
1210201_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (232Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1210201_Cover.pdf - Accepted Version

Download (512Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1210201_References.pdf - Accepted Version

Download (121Kb) | Preview

Abstract

Latar Belakang : WHO menyatakan pada tahun 1990 gangguan jiwa dan neurologis menyumbang 10% penyebab ketidakmampuan seorang individu di seluruh dunia, dan diperkirakan pada tahun 2020 akan meningkat menjadi 15%. Sekitar 20% dari semua pasien di pelayanan kesehatan primer memiliki gangguan jiwa dan lebih dari 40% didiagnosis tidak tepat sehingga menghabiskan biaya untuk pemeriksaan laboratorium dan pengobatan yang tidak tepat. Metode 2 Menit (M2M) adalah satu alat skrining gangguan jiwa pada pelayanan primer di Indonesia. Diharapkan Metode 2 Menit dapat menyelesaikan permasalahan kesalahan diagnosis gangguan jiwa di pelayanan primer. Tujuan: Memberikan informasi mengenai gambaran gangguan jiwa yang tersaring dengan Metode 2 Menit pada pelayanan primer. Metode: Deskriptif dengan pengambilan dan pengumpulan data pasien yang memeriksakan diri ke Klinik “X” pada periode Agustus – September 2015. Hasil: Insidensi gangguan jiwa pada Klinik “X” periode Agustus – September 2015 sebanyak 165 orang (41%), dengan golongan keluhan menurut M2M yang tersering adalah keluhan fisik (58%) dan disusul psikosomatik (23,4%). Klasifikasi gangguan jiwa tersering adalah depresi (41,8%). Pasien gangguan jiwa tersering adalah perempuan (60,6%), kelompok usia tersering adalah ≥50 tahun (49,7%) dan kelompok pekerjaan tersering adalah kelompok tidak bekerja (50,9%). Kelompok jenis keluhan utama berdasarkan sistem organ tersering adalah GIT (Gastro Intestinal Track) (40,6%) dengan lama keluhan tersering yaitu dalam hitungan minggu (29,1%) dan pasien gangguan jiwa tersering adalah dengan riwayat pengobatan positif (+) (74,5%). Simpulan: Insidensi gangguan jiwa pada Klinik “X” periode Agustus – September 2015 sebanyak 165 orang (41%), dengan jenis gangguan jiwa tersering adalah gangguan cemas. Pasien gangguan jiwa tersering adalah perempuan, kelompok usia tersering ≥50 tahun , dengan kelompok pekerjaan tersering tidak bekerja. Pasien gangguan jiwa paling sering datang dengan keluhan pada GIT, dengan lama keluhan dalam hitungan minggu dan adanya riwayat berobat.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Gangguan jiwa, Klinik
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty of Medicine > 10 School of Medicine
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 19 Apr 2016 07:12
Last Modified: 19 Apr 2016 07:12
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/20188

Actions (login required)

View Item View Item