Study Deskriptif Tentang Adversity Quotient pada Anggota Kelompok Pencinta Alam 'X' di Kota Bandung

Sihite, Hendra Leonardy (0533011) (2010) Study Deskriptif Tentang Adversity Quotient pada Anggota Kelompok Pencinta Alam 'X' di Kota Bandung. Masters thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0533011_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (109Kb) | Preview
[img] Text
0533011_Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (240Kb)
[img]
Preview
Text
0533011_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (316Kb) | Preview
[img] Text
0533011_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (215Kb)
[img] Text
0533011_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (279Kb)
[img] Text
0533011_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (240Kb)
[img]
Preview
Text
0533011_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (96Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0533011_Cover.pdf - Accepted Version

Download (86Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0533011_References.pdf - Accepted Version

Download (47Kb) | Preview

Abstract

Hendra Leonardy Sihite, Studi Deskriptif tentang Adversity Quotient Pada Anggota Kelompok Pencinta Alam ‘X’ di Kota Bandung. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui tentang Adversity Quotient Pada Anggota KPA ‘X’ di Kota Bandung. Tujuan penelitian untuk memperoleh gambaran mengenai derajat Adversity Quotient pada Anggota KPA’X’ di Universitas ‘X’ kota Bandung. Kegunaan penelitian bagi lembaga KPA X, hasil penelitian ini dapat menjadi informasi untuk memberikan pelatihan pada anggotanya dan membantu anggota meningkatkan AQ dalam rangka pengembangan diri sesuai dengan visi dan misi organisai. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Adversity Quotient dari Paul G. Stoltz. Adversity Quotient adalah seberapa jauh seseorang mampu bertahan menghadapi kesulitan dalam pekerjaannya dan mengatasinya. Stoltz membagi 3 kelompok manusia yang diibaratkan sedang dalam perjalanan mendaki gunung, yaitu: (1) high AQ dinamakan climbers yaitu kelompok yang suka akan tantangan. Kedua, low AQ dinamakan Quitters, kelompok yang melarikan diri dari tantangan.Ketiga, moderat AQ dinamakan Campers yaitu mereka yang setidaknya telah menanggapi tantangan dan mencapai suatu tingkat tertentu. Namun, saat mereka telah merasa nyaman, mereka berhenti di tempat dan tidak berusaha untuk meraih sesuatu yang lebih baik daripada apa yang telah dicapainya Populasi pada penelitian ini berjumlah 40 anggota. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah distribusi frekuensi. Hasil yang diperoleh dianalisis dengan menghitung frekuensi Adversity Quotient. Hasil perhitungan tersebut digunakan untuk kesimpulan sehingga secara umum dapat menggambarkan derajat AQ. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner Adversity Quotient yang terdiri dari 28 item. Kuesioner Adversity Quotient merupakan modifikasi dari alat ukur Paul G. Stoltz. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa 97.5% anggota KPA ‘X’ mempunyai AQ pada derajat yang sedang. Kelompok AQ ini disebut juga dengan istilah campers. Hal ini menunjukkan anggota KPA ‘X’ memiliki kemampuan yang cukup dalam bertahan menghadapi kesulitan dan pekerjaan serta kemampuan yang cukup dalam menghadapi kesulitan tersebut, namun tidak berupaya untuk mengembangkan diri dan mengerahkan usaha yang lebih untuk mengatasi usaha. Tipe ini menunjukkan mudahnya seseorang merasa puas dan nyaman dengan apa yang sudah dicapai, namun tidak terdorong untuk mengembangkan diri lebih lanjut untuk mengenali dan mengatasi kesulitan. Saran dari penelitian ini adalah mengadakan penelitian lebih lanjut dengan alat ukur yang lebih diperdalam dan lebih mendetail sehingga hasil cakupan menjadi lebih luas dan mendalam.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 29 Oct 2015 09:48
Last Modified: 29 Oct 2015 09:48
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/16483

Actions (login required)

View Item View Item