Perubahan pH Saliva Setelah Mengonsumsi Jajanan Pada Anak Kelas 5 Di Sekolah Dasar X, Bandung

Intan P.N., Alucia Victoria ( 0912024 ) (2013) Perubahan pH Saliva Setelah Mengonsumsi Jajanan Pada Anak Kelas 5 Di Sekolah Dasar X, Bandung. Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0912024_Abstract_TOC.PDF - Accepted Version

Download (343Kb) | Preview
[img] Text
0912024_Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1222Kb)
[img]
Preview
Text
0912024_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (149Kb) | Preview
[img] Text
0912024_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (486Kb)
[img] Text
0912024_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (235Kb)
[img] Text
0912024_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (209Kb)
[img]
Preview
Text
0912024_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (83Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0912024_Cover.PDF - Accepted Version

Download (597Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0912024_CV.pdf - Accepted Version

Download (98Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0912024_References.pdf - Accepted Version

Download (209Kb) | Preview

Abstract

Anak kelas 5 SD mulai terjadi peningkatan nafsu makan sehingga terjadi peningkatan mengonsumsi jajanan. Jajanan yang banyak dikonsumsi banyak mengandung sukrosa sehingga dapat mengubah pH saliva menjadi asam dan berperan dalam proses karies yang dapat dicegah dengan membersihkan rongga mulut dengan menggosok gigi atau berkumur dengan air mineral. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan pH saliva yang terjadi setelah mengonsumsi jajanan. Jenis penelitian cross sectional dengan metode observasi. Subyek penelitian berjumlah 58 anak yang sudah sarapan dan mengonsumsi jajanan saat istirahat serta merupakan siswa SDN Cibogo. Pengukuran pH saliva dilakukan dua kali, yaitu sebelum dan setelah mengonsumsi jajanan kemudian saliva anak ditampung pada gelas penampung. pH saliva diukur menggunakan indikator pH. Analisis data menggunakan uji T-berpasangan dengan α = 0,05. Hasil dari penelitian adalah 38 anak mengalami penurunan pH saliva, 10 anak pH saliva tetap, dan 10 anak pH saliva naik. Rerata nilai pH saliva sebelum mengonsumsi jajanan 6,45 dan rerata nilai pH saliva setelah mengonsumsi jajanan 6,33. Simpulannya terdapat perubahan pH saliva yang menurun menjadi lebih asam setelah mengonsumsi jajanan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci : anak SD, jajanan, sukrosa, pH saliva, indikator pH, karies
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions: Faculty of Dentistry > 90 Bachelor of Dentistry Program
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 14 Jul 2015 09:01
Last Modified: 14 Jul 2015 09:01
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/14156

Actions (login required)

View Item View Item