Analisis Perbandingan PPh Terutang Sebelum dan Sesudah Perencanaan Pajak (Sebuah Studi pada Perusahaan "X" di Cikampek)

Selvia, Selvia (0551065) (2010) Analisis Perbandingan PPh Terutang Sebelum dan Sesudah Perencanaan Pajak (Sebuah Studi pada Perusahaan "X" di Cikampek). Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0551065_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (314Kb) | Preview
[img] Text
0551065_Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (43Kb)
[img]
Preview
Text
0551065_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (260Kb) | Preview
[img] Text
0551065_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (451Kb)
[img] Text
0551065_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (324Kb)
[img] Text
0551065_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1034Kb)
[img]
Preview
Text
0551065_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (257Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0551065_Cover.pdf - Accepted Version

Download (454Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0551065_References.pdf - Accepted Version

Download (251Kb) | Preview

Abstract

Pajak merupakan salah satu unsur penerimaan negara yang akan digunakan untuk menuju kemandirian dalam pembiayaan pembangunan. Sebagai bagian dari perekonomian suatu bangsa, tentunya dunia usaha dalam hal ini perusahaan, wajib memberikan kontribusinya terhadap pembangunan nasional dengan membayar pajak sesuai dengan peraturan perundang-undangan perpajakan. Adanya perbedaan antara SAK dengan Undang-Undang Perpajakan, mengharuskan wajib pajak untuk melakukan koreksi fiskal dalam laporan keuangannya. Sistem Self-Assestment memperbolehkan WP untuk secara aktif melaksanakan sendiri kewajiban perpajakannya, dimana dalam membayar pajak biasanya perusahaan menginginkan pembayaran yang sekecil mungkin. Untuk itulah perusahaan akan memanfaatkan peluang-peluang efisiensi pajak terutang yang dikenakan oleh undang-undang, salah satunya adalah dengan menerapkan Tax Planning di perusahaan. Dalam penelitian ini, perusahaan dapat menerapkan Tax Planning ke dalam pos-pos tertentu dalam laporan keuangannya, antara lain adalah dengan memberikan kebijakan untuk mengganti biaya-biaya yang tidak dapat dikurangkan dari penghasilan bruto menjadi ke dalam bentuk tunjangan-tunjangan yang secara peraturan perundang-undangan diperbolehkan untuk dikurangkan dari penghasilan bruto perusahaan. Penerapan Tax Planning ini juga memperlihatkan bahwa manajemen prusahaan dapat melakukan efisiensi beban pajak terutang sebesar Rp. 3.351.973.000 atau sebesar 9,70 persen lebih rendah dibandingkan dengan beban pajak perusahaan sebelum diterapkannya Tax Planning. Berdasarkan analisis statistik juga diketahui bahwa perbandingan beban pajak terutang sebelum dan setelah penerapan Tax Planning menghasilkan perbedaan yang signifikan, yang berarti bahwa rata-rata tingkat beban pajak sebelum penerapan Tax Planning.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Faculty of Economics > 51 Accounting Department
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 18 Jun 2015 08:47
Last Modified: 18 Feb 2016 06:25
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/13271

Actions (login required)

View Item View Item