Perbandingan Metode Penilaian Persediaan yang Diperbolehkan oleh Undang-undang Pajak Penghasilan dan Pengaruhnya Terhadap Meminimalkan Pajak Penghasilan Terutang (Studi Kasus pada PT CANDRATEX, Bandung)

Salim, Fika (0551053) (2010) Perbandingan Metode Penilaian Persediaan yang Diperbolehkan oleh Undang-undang Pajak Penghasilan dan Pengaruhnya Terhadap Meminimalkan Pajak Penghasilan Terutang (Studi Kasus pada PT CANDRATEX, Bandung). Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0551053_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (49Kb) | Preview
[img] Text
0551053_Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (25Kb)
[img]
Preview
Text
0551053_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (95Kb) | Preview
[img] Text
0551053_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (307Kb)
[img] Text
0551053_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (71Kb)
[img] Text
0551053_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (359Kb)
[img]
Preview
Text
0551053_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (52Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0551053_Cover.pdf - Accepted Version

Download (110Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0551053_References.pdf - Accepted Version

Download (48Kb) | Preview

Abstract

Pada saat sekarang ini, kurang stabilnya iklim perekonomian di indonesia, ketatnya persaingan antara perusahaan dan juga inflasi mengakibatkan perusahaan harus mencari alternatif untuk dapat tetap bertahan dan bersaing dengan perusahaan lain. Salah satu alternatif bagi perusahaan adalah dengan cara melakukan efisiensi. Bagi perusahaan manufaktur, persediaan adalah salah satu unsur biaya. Bila perusahaan dapat meminimalkan biaya persediaan, maka perusahaan dapat meningkatkan laba yang diperoleh perusahaan tetapi di lain pihak juga akan mengakibatkan pajak yang dibayar perusahaan pun menjadi lebih besar. Sehingga manajemen perusahaan berusaha mencari cara untuk mengurangi pajak yang harus dibayar perusahaan karena pajak tersebut tidak memberikan pengaruh langsung terhadap jalannya perusahaan. Dalam penelitian, penulis menggunakan metode deskriptif analisis yaitu suatu bentuk penelitian yang bertujuan untuk menyajikan dan menganalisa data perusahaan sehingga dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai objek yang diteliti. Untuk memperoleh data yang diperlukan, penulis melakukan studi kepustakaan dan penelitian lapangan . Berdasarkan hasil perhitungan, metode rata-rata tertimbang merupakan metode penilaian persediaan yang dapat meminimalkan pajak yang harus dibayar perusahaan. Bila dilihat dari perhitungannya, pada tahun 2007 perusahaan harus membayar pajak sebesar Rp 11,939,457,800; bila menggunakan metode FIFO, sedangkan bila menggunakan metode rata-rata tertimbang perusahaan hanya membayar pajak sebesar Rp 11,750,479,100. Maka pada tahun 2007 perusahaan dapat menghemat pajak sebesar Rp 188,978,700 bila menggunakan metode rata-rata tertimbang. Sama halnya dengan tahun 2008, bila menggunakan metode FIFO maka perusahaan harus membayar pajak sebesar Rp 14,001,119,000, sedangkan bila menggunakan metode rata-rata tertimbang perusahaan hanya membayar pajak sebesar Rp 13,834,874,900. Maka pada tahun 2008 juga perusahaan dapat menghemat pajak sebesar Rp 166,244,100. Dari perhitungan pada tahun 2007 dan 2008, bila perusahaan menggunakan metode rata-rata tertimbang maka perusahaan akan meminimalkan pajak lebih besar daripada menggunakan metode FIFO.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: inventory, income tax
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Faculty of Economics > 51 Accounting Department
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 18 Jun 2015 06:42
Last Modified: 18 Jun 2015 06:42
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/13260

Actions (login required)

View Item View Item