Analysis of The Portrayal of The Protagonist in zora Neale Hurston's Their Eyes Were Wathing God

Larissa, Benita Puspa ( 0841059 ) (2014) Analysis of The Portrayal of The Protagonist in zora Neale Hurston's Their Eyes Were Wathing God. Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0841059_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (35Kb) | Preview
[img] Text
0841059_Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (14Kb)
[img]
Preview
Text
0841059_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (15Kb) | Preview
[img] Text
0841059_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (53Kb)
[img]
Preview
Text
0841059_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (34Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0841059_Cover.pdf - Accepted Version

Download (116Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0841059_References.pdf - Accepted Version

Download (28Kb) | Preview

Abstract

Dalam tugas akhir ini, saya akan menganalisis penggambaran tokoh utama dalam novel yang berjudul Their Eyes Were Watching God karya Zora Neale Hurston. Tokoh utama dalam novel tersebut bernama Janie Mae Crawford, seorang wanita berdarah campuran Afrika-Amerika yang menemukan jati dirinya melalui perjalanan hidupnya. Hingga umur enam belas tahun, Janie hidup di bawah otoritas neneknya yang memiliki konsep pencapaian kebahagiaan melalui pernikahan. Perjodohan yang dilakukan neneknya adalah titik awal perjalanan hidup Janie menjadi wanita yang dewasa. Kurangnya pengalaman membuatnya percaya pada konsep kebahagiaan yang ditanamkan neneknya. Maka ketika pernikahannya gagal, Janie menikah kembali hingga pernikahannya yang ketiga dengan seorang pria yang umurnya jauh lebih muda dari padanya. Ia dapat menjadi dirinya sendiri ketika ia memutuskan untuk melepaskan diri dari ketergantungannya terhadap orang lain. Janie yang pada mulanya adalah seorang anak yang naïf, penurut yang juga sangat bergantung pada orang lain, kemudian berubah menjadi seorang wanita yang mandiri, tegar dan tidak mudah menyerah dalam memperjuangkan pencarian jati dirinya. Melalui pengalaman-pengalaman pernikahannya yang berliku, Janie akhirnya menyadari bahwa ia harus menjadi seorang yang mandiri dalam pikiran dan keputusan- keputusan yang ia ambil, agar hidupnya bahagia.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: P Language and Literature > PE English
Divisions: Faculty of Letters > 41 English Department
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 15 Jun 2015 09:17
Last Modified: 15 Jun 2015 09:17
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/13145

Actions (login required)

View Item View Item