Novel "Mereka Bilang, Saya Monyet!" sebagai Media Pengantar Ilustrasi Visual, Tanpa Mengedepankan Sisi Vulgaritas

Purnomo, Jeffry (0564139) (2009) Novel "Mereka Bilang, Saya Monyet!" sebagai Media Pengantar Ilustrasi Visual, Tanpa Mengedepankan Sisi Vulgaritas. Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0564139_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (358Kb) | Preview
[img] Text
0564139_Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (4Mb)
[img]
Preview
Text
0564139_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (992Kb) | Preview
[img] Text
0564139_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1348Kb)
[img] Text
0564139_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1454Kb)
[img] Text
0564139_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (4Mb)
[img]
Preview
Text
0564139_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (269Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0564139_Cover.pdf - Accepted Version

Download (428Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0564139_References.pdf - Accepted Version

Download (252Kb) | Preview

Abstract

Di era globalisasi sekarang ini membaca tidak bisa dipisahkan dari kehidupan kita sehari – hari. Membaca, dan berkomunikasi menjadi hal yang essensial bagi kita sebagai manusia. Tetapi masih banyak generasi muda bangsa yang lebih memilih melakukan hal lain untuk mengisi waktu luangnya daripada membaca. Dengan membaca maka secara langsung kita pun belajar, komunikasi merupakan proses belajar untuk menerima informasi – informasi yang akan memperkaya pengetahuan dan komunikasi membutuhkan bahasa, baik bahasa rupa (visual) atau bahasa kata (tulisan dan lisan). Itu sebabnya menggambar, membaca dan menulis jadi penting untuk manusia. Ada beberapa faktor yang menjadi alasan bagi merekauntuk tidak memilih membaca, salah satunya jenuh saat membaca dan kurangnya daya imajinasi. Selain itu dari hasil observasi, banyak yang cenderung menyukai novel luar daripada novel dalam negeri terutama yang belakangan diangkat ke layar lebar. Disini saya sebagai penulis merasa perlu kembali menarik perhatian masyarakat terutama generasi muda dengan membuat picture bookdari novel ”Mereka Bilang, Saya Monyet!”. Novel karya anak bangsa yang memiliki warna, ciri khas dan berbeda dari novel biasanya. Disini jelas visual (ilustrasi) menjadi daya tarik utama. Dalam pembuatan ilustrasi saya menggunakan teori retorika visual, bahasa rupa, dan semiotika. Teori semiotika untuk meredam kesan vulgar dari cerita novel tersebut. Dengan adanya picture book”Mereka Bilang, Saya Monyet!” ini, diharapkan masyarakat terutama generasi muda dapat tertarik untuk membaca dalam mengisi waktu luangnya. Dengan ilustrasi yang imajinatif, komunikatif, dan variatif dapat memicu imajinasi mereka, dan proses membaca dapat lebih menyenangkan. “Saya dengar dan saya lupa, saya lihat, saya ingat, saya lakukan, dan saya faham”.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: N Fine Arts > NX Arts in general
Divisions: Faculty of Arts & Design > 64 Visual Communication Design Department
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 13 Mar 2015 03:15
Last Modified: 13 Mar 2015 03:15
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/11050

Actions (login required)

View Item View Item