Studi Kasus Mengenai Resiliensi Pada Ibu Yang Memiliki Anak Tunanetra di SDLBN A Kota Bandung

Nathania, Milka (0530078) (2010) Studi Kasus Mengenai Resiliensi Pada Ibu Yang Memiliki Anak Tunanetra di SDLBN A Kota Bandung. Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0530078_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (117Kb) | Preview
[img] Text
0530078_Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (568Kb)
[img]
Preview
Text
0530078_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (153Kb) | Preview
[img] Text
0530078_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (173Kb)
[img] Text
0530078_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (63Kb)
[img] Text
0530078_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (312Kb)
[img]
Preview
Text
0530078_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (16Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0530078_Cover.pdf - Accepted Version

Download (83Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0530078_References.pdf - Accepted Version

Download (108Kb) | Preview

Abstract

Penelitian dengan judul Studi Kasus Mengenai Resiliensi Ibu yang Memiliki Anak Tunanetra di SDLBN A Kota Bandung ini dilakukan untuk mengetahui seperti apa gambaran resiliensi ibu dan bagaimana aspek-aspek resiliensinya yaitu social competence, problem solving skills, autonomy dan sense of purpose and bright future yang dimiliki ibu yang memiliki anak tunanetra di SDLBN A kota Bandung. Penelitian ini menggunakan teori resiliensi dari Benard. Adanya situasi yang menekan (adversity) pada ibu yang memiliki anak tunanetra, maka diperlukan adanya resiliensi. Dengan resiliensi dapat membantu ibu yang memiliki anak tunanetra untuk dapat menyesuaikan diri secara positif dan mampu menjalankan fungsinya dengan optimal dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Variabel yang diteliti yaitu resiliensi yang terdiri dari empat aspek yaitu social competence, problem solving skills, autonomy, dan sense of purpose and bright future. Alat ukur yang digunakan melalui teknik wawancara dalam pengumpulan datanya yang tersusun dari empat aspek resiliensi tersebut. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling dan sampel dalam penelitian ini berjumlah tiga orang. Berdasarkan data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan teknik descriptive analysis dan tampak bahwa resiliensi ketiga ibu berbeda-beda, yaitu tinggi, cenderung tinggi, dan cenderung rendah. Hal ini berkaitan dengan protective factors yang dimiliki ibu khususnya caring relationship. Persamaan antara ketiga ibu tersebut terletak pada Planning dan Flexibility yang mereka miliki untuk memecahkan masalah mengenai keadaan mereka yang memiliki anak tunanetra. Saran yang diberikan bagi penelitian berikutnya adalah melakukan penelitian mengenai kaitan antara resiliensi ibu yang memiliki anak tunanetra dengan protective factors sehingga dapat diketahui aspek mana yang berkontribusi paling besar terhadap resiliensi, dan melakukan penelitian lanjutan secara deskriptif dengan memperbanyak jumlah sampel agar hasilnya lebih merepresentasikan resiliensi. Peneliti juga mengajukan saran bagi keluarga dan lingkungan sekitar ibu yang memiliki anak tunanetra untuk lebih memahami kondisi dan kebutuhan ibu dalam menghadapi tekanan yang ditimbulkan oleh anaknya. Keluarga dan lingkungan dapat memberikan dukungan dan informasi yang dapat meningkatkan kemampuan ibu.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > 30 Bachelor of Psychology Program
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 04 Mar 2015 10:57
Last Modified: 04 Mar 2015 10:57
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/10776

Actions (login required)

View Item View Item