Duchess

Monica, - (0961022) (2013) Duchess. Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
0961022_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (195Kb) | Preview
[img] Text
0961022_Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (3967Kb)
[img]
Preview
Text
0961022_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (175Kb) | Preview
[img] Text
0961022_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (622Kb)
[img] Text
0961022_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (272Kb)
[img] Text
0961022_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (424Kb)
[img]
Preview
Text
0961022_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (109Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0961022_Cover.pdf - Accepted Version

Download (344Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0961022_References.pdf - Accepted Version

Download (88Kb) | Preview

Abstract

Rancangan koleksi “Duchess” merupakan koleksi busana semi-couture yang menampilkan kesan elegan dan klasik modern yang diinspirasikan dari film tahun 2012 “Anna Karenina”, serta diinspirasi pula dari sub-tema Mature Glam dalam buku tren forecasting 2013 “VirtuaLuxe”. Duchess sendiri adalah istilah yang digunakan sebagai panggilan resmi untuk wanita kaum bangsawan Rusia pada abad ke-19. Salah satu tokoh Duchess yang terkenal dan menjadi inspirasi dalam koleksi “Duchess” ini adalah Anna Karenina itu sendiri. Karakter tokoh Anna Karenina dalam koleksi busana semi-couture “Duchess” dapat dicitrakan melalui pemilihan warna abu-abu yang memberikan kesan yang elegan, klasik modern, namun sendu. Warna abu-abu menjadi simbol tentang perjalanan kehidupan Anna Karenina yang menyedihkan dalam mempertahankan apa yang sebenarnya ia ingin dapatkan. Penggunaan material dalam koleksi busana “Duchess” berupa kain dengan permukaan mengkilap, kristal imitasi sebagai aplikasi, dan benang perak pada bordir dapat memberikan kesan modern pada koleksi busana “Duchess” sesuai dengan konsep berupa Mature Glam. Proses pembuatan koleksi busana semi-couture “Duchess” dimulai dari pembuatan pola dasar dengan menggunakan potongan princess line, dilanjutkan dengan memotong bahan material sesuai dengan pola yang telah dibuat. Tahap berikutnya adalah menyatukan potongan-potongan material dasar yang sesuai dengan desain busana. Setelah tahap tersebut dilanjutkan dengan membuat teknik reka bahan berupa leaf smocking dan sulaman mutiara. Pembuatan koleksi busana semi-couture “Duchess” bertujuan untuk memperkenalkan teknik reka bahan berupa sulaman mutiara yang digunakan oleh masyarakat Rusia pada abad ke-19 untuk menghiasi busana para bangsawan Rusia. Motif yang digunakan dalam pembuatan teknik reka bahan berupa sulaman mutiara diinspirasi dari interior khas bangunan mewah Rusia abad ke-19 namun masih dapat memberikan kesan mewah pada koleksi busana “Duchess” sehingga dapat diterima oleh masyarakat modern saat ini. Koleksi busana semi-couture “Duchess” ditujukan pada wanita-wanita dewasa berusia 28-35 tahun yang memiliki pekerjaan yang mewajibkan mereka untuk tampil menarik. Busana semi-couture “Duchess” ini dapat digunakan untuk acara-acara malam, ulang tahun, dan acara-acara formal lainnya.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Elegan, klasik, smocking, semi haute couture, Anna Karenina, VirtuaLuxe.
Subjects: N Fine Arts > NX Arts in general
Divisions: Faculty of Arts & Design > 61 Diploma Program of Arts and Design (Fashion Design Specialization)
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 06 Feb 2015 07:54
Last Modified: 06 Feb 2015 07:54
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/10609

Actions (login required)

View Item View Item