Perancangan Rehabilitas Aftercare Narkoba Wanita

Khosasi, Fina (1063008) (2014) Perancangan Rehabilitas Aftercare Narkoba Wanita. Other thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
1063008_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (246Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1063008_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (113Kb) | Preview
[img] Text
1063008_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1700Kb)
[img] Text
1063008_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1790Kb)
[img] Text
1063008_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (1676Kb)
[img]
Preview
Text
1063008_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (166Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1063008_Cover.pdf - Accepted Version

Download (326Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1063008_References.pdf - Accepted Version

Download (77Kb) | Preview

Abstract

Rehabilitasi Aftercare Wanita ditujukan bagi pasien wanita yang telah bebas dari narkoba, akan tetapi tidak dapat mengembalikan kepercayaan dirinya, sehingga hal ini sangat berpengaruh pada mental, pergaulan, dan masa depan. Dengan adanya fasilitas Rehabilitasi Aftercare Wanita ini, pasien diharapkan dapat menjalani proses pemulihan (kepribadian, kepercayaan diri, pengembangan bakat) dalam lingkungan sekitar dan sosial yang aman dan positif. Konsep Transition, memiliki pengertian yakni proses perubahan secara bertahap (transisi), diterapkan pada bentukan ruang, furnitur, warna, dan elemen-elemen interior. Proses transisi terdiri dari empat tahap yaitu introduction, recovery, facility dan aftercare. Bermula dari bentuk yang kaku dan bersudut dengan warna yang monokrom seperti pada area introduction (Lobby, Konsultasi) hingga menjadi bentuk yang organis dengan warna yang beragam (berdasarkan dengan kebutuhan psikologis) pada area Aftercare (Cooking class dan Art Gallery). Penerapan Transition dalam desain interior dan berbagai fasilitas pemulihan seperti Health Care (Massage, Fitness dan Dance Class), Aftercare Treatment (Cooking Class, Art Gallery), dan Hypnotherapy, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan serta membantu proses pemulihan pasien wanita. Di Indonesia masih belum memiliki Pusat Rehabilitasi Aftercare. Hal ini sangat disayangkan sebab program Aftercare ini merupakan faktor penting yang berpengaruh terhadap kehidupan pasien setelah pulih dari narkoba. Program pemulihan yang disediakan juga kurang variatif, sehingga pasien kerap mendapatkan penanganan yang kurang tepat. Oleh sebab itu, diharapkan program pemulihan dapat lebih variatif sehingga pasien mendapat penanganan yang tepat sesuai dengan kondisi masing-masing.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Rehabilitasi, transisi, interior
Subjects: N Fine Arts > NX Arts in general
Divisions: Faculty of Arts & Design > 63 Interior Design Department
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 02 Feb 2015 03:43
Last Modified: 02 Feb 2015 03:43
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/10022

Actions (login required)

View Item View Item