Perbedaan Waktu Penutupan Luka Insisi yang Diaplikasikan Solutio Povidone Iodine 10% Dengan Unguentum Kloramfenikol 2% pada Mencit Swiss Webster

Wissen, Selina (1590018) (2019) Perbedaan Waktu Penutupan Luka Insisi yang Diaplikasikan Solutio Povidone Iodine 10% Dengan Unguentum Kloramfenikol 2% pada Mencit Swiss Webster. Undergraduate thesis, Universitas Kristen Maranatha.

[img]
Preview
Text
1590018_Abstract_TOC.pdf - Accepted Version

Download (1101Kb) | Preview
[img] Text
1590018_Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1614Kb)
[img]
Preview
Text
1590018_Chapter1.pdf - Accepted Version

Download (217Kb) | Preview
[img] Text
1590018_Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (636Kb)
[img] Text
1590018_Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (591Kb)
[img] Text
1590018_Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (344Kb)
[img]
Preview
Text
1590018_Conclusion.pdf - Accepted Version

Download (174Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1590018_Cover.pdf - Accepted Version

Download (285Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
1590018_References.pdf - Accepted Version

Download (328Kb) | Preview

Abstract

Luka dalam bidang kedokteran gigi dapat disebabkan oleh prosedur insisi ekstraoral seperti insisi abses, operasi celah bibir, operasi sendi temporomandibula, parotidektomi, dan sebagainya. Luka tersebut umumnya diberi obat untuk mencegah terjadinya infeksi. Agen topikal untuk luka insisi ekstraoral yang umumnya tersedia di puskesmas dan klinik-klinik kesehatan umum maupun gigi yaitu solutio povidone iodine 10% dan unguentum kloramfenikol 2%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan waktu penutupan luka insisi yang diaplikasikan solutio povidone iodine 10% dengan unguentum kloramfenikol 2% pada mencit Swiss webster. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorik sungguhan, menggunakan 30 ekor mencit Swiss webster yang dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok I adalah luka insisi pada paha kanan mencit dan diaplikasikan solutio povidone iodine 10%. Kelompok II adalah luka insisi pada paha kiri mencit dan diaplikasikan unguentum kloramfenikol 2%. Data yang diukur adalah rerata waktu penutupan luka insisi untuk kedua kelompok, kemudian dianalisis menggunakan uji non parametrik Mann-Whitney. Rerata waktu penutupan luka insisi yang diaplikasikan solutio povidone iodine 10% adalah 5,07 ± 0,691 hari, dan yang diaplikasikan unguentum kloramfenikol 2% adalah 5,03 ± 0,765 hari. Simpulan penelitian adalah tidak terdapat perbedaan waktu penutupan luka insisi yang diaplikasikan solutio povidone iodine 10% dengan unguentum kloramfenikol 2% pada mencit Swiss webster (p > 0,05).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: waktu penutupan luka, luka insisi, solutio povidone iodine 10%, unguentum kloramfenikol 2%
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions: Faculty of Dentistry > 90 Bachelor of Dentistry Program
Depositing User: Perpustakaan Maranatha
Date Deposited: 24 Apr 2019 04:01
Last Modified: 24 Apr 2019 04:01
URI: http://repository.maranatha.edu/id/eprint/26491

Actions (login required)

View Item View Item